Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun Sport

Anders Antonsen Kecewa Indonesia Open 2024 Sepi Penonton, Istora Boy Singgung Kenaikan Harga Tiket

Pebulu tangkis tunggal putra Denmark, Anders Antonsen, turut merasa kecewa soal Indonesia Open 2024 yang sepi penonton.

Penulis: Isnaini Nurdianti
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
zoom-in Anders Antonsen Kecewa Indonesia Open 2024 Sepi Penonton, Istora Boy Singgung Kenaikan Harga Tiket
YUICHI YAMAZAKI / AFP
Anders Antonsen dari Denmark merayakan kemenangannya atas Kanta Tsuneyama dari Jepang pada pertandingan tunggal putra mereka pada hari keempat turnamen bulu tangkis Japan Open di Osaka pada 2 September 2022. Pebulu tangkis tunggal putra Denmark, Anders Antonsen, turut merasa kecewa soal Indonesia Open 2024 yang sepi penonton. Yuichi YAMAZAKI / AFP 

TRIBUNNEWS.COM - Pebulu tangkis tunggal putra Denmark, Anders Antonsen, turut merasa kecewa soal Indonesia Open 2024 yang sepi penonton.

Antonsen menyadari bahwa banyak bangku penonton yang kosong, beda dengan Indonesia Open edisi-edisi sebelumnya.

Hal itu Antonsen katakan usai pertandingan final Indonesia Open 2024 melawan Shi Yuqi, Minggu (9/6/2024).

"Saya kecewa dan sedih melihat banyak bangku kosong karena Istora Senayan terkenal selalu penuh dengan penonton," buka Antonsen dalam video yang diunggah akun Instagram @badmintalk_com.

"Istora Senayan sangat berisik dan banyak kegilaan lain. Jadi saya sedih melihat banyak bangku kosong," tambahnya.

Lebih lanjut, Antonsen juga menyoroti soal harga tiket yang naik.

Atlet kelahiran 1997 tersebut berharap agar ada jalan keluarnya, apalagi Indonesia dikenal dengan negara yang sangat mencintai bulutangkis.

BERITA TERKAIT

Tentu sangat disayangkan jika turnamen yang dihelat di Indonesia malah sepi penonton.

Baca juga: Kisah Haru Anders Antonsen, Bangkit dari Cedera dan Pecah Telur, Pelecut ke Olimpiade Paris 2024

"Yang saya dengar penyebabnya adalah kenaikan harga tiket. Semoga bisa dicari jalan keluar agar selanjutnya fans bisa memenuhi Istora lagi."

"Indonesia adalah negara yang mencintai bulutangkis. Harusnya tak sulit sekitar 10 ribu orang memenuhi arena," ungkap Antonsen.

Berbicara soal Antonsen, ia memang mempunyai momori indah kala bertanding di Istora.

Bahkan, Antonsen sampai mendapat julukan 'Istora Boy' dari para badminton lovers Tanah Air.

Saat bermain di Istora, telah banyak gelar yang diraih Antonsen.

Di ajang Indonesia Open, Antonsen telah dua kali menjadi runner-up yakni edisi 2019 dan yang terbaru 2024.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas