Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Kisah Haru Jagoan Malaysia, Nyaris Pensiun Dini, Bangkit dan Debut di Olimpiade Paris 2024

Jagoan Malaysia, Thinaah Muralitharan bagikan kisah harunya jelang debut di Olimpiade Paris 2024, ungkap dirinya nyaris pensiun.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Kisah Haru Jagoan Malaysia, Nyaris Pensiun Dini, Bangkit dan Debut di Olimpiade Paris 2024
Instagram @__pearlytan Verified
Kisah Haru Jagoan Malaysia, Nyaris Pensiun Dini, Bangkit dan Debut di Olimpiade Paris 2024 - Pearly Tan/Thinaah ketika mentas di gelaran Japan Open 2022. 

TRIBUNNEWS.COM - Menghitung hari jelang Olimpiade Paris 2024, jagoan Malaysia dari sektor ganda putri membagikan kisah haru sekaligus mengejutkan.

Thinaah Muralitharan selaku pasangan Pearly Tan menegaskan bahwa perjalanannya hingga kini menuju debut di Olimpiade Paris 2024 tidaklah mudah.

Dia nyaris pensiun lantaran didepak dari pelatnas Malaysia karena tak mendapatkan hasil manis sekalipun sepanjang kariernya.

Di mana jika dikutip dari The Star, Thinaah ini sempat bermain di sektor tunggal putri namun tak berbuah manis.

Dia sama sekali tidak mendapatkan 'hasil' yang bisa mendongkrak performanya sepanjang bermain single.

Reaksi Pearly Tan dan Thinaah Muralitharan dari Malaysia saat melawan Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti dari Indonesia pada final Hong Kong Open di Hong Kong pada 17 September 2023.
Reaksi Pearly Tan dan Thinaah Muralitharan dari Malaysia saat melawan Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti dari Indonesia pada final Hong Kong Open di Hong Kong pada 17 September 2023. (PETER TAMAN / AFP)

Beruntung, ide dari pelatihnya terdahulu meminta Thinaah untuk pindah ke sektor ganda putri. 

Awalnya dia berpasangan dengan Lim Payee, yang kemudian baru dipasangkan dengan Pearly pada tahun 2024.

Rekomendasi Untuk Anda

Thinaah menyebut masa itu bagaikan hidup dan mati karena kariernya di bulu tangkis di pertaruhnya.

Saat itu di kubu ganda putri dipimpin oleh pelatih kepala, Rosman Razak.

Ide yang dicetuskan oleh Razak berbuah manis tatkala Pearly/Thinaah perlahan menunjukkan hasil manis sejak dipasangkan.

"Saya tidak mendapatkan hasil yang baik di nomor tunggal," buka Thinaah.

"Saya harus beralih ke nomor ganda putri atau keluar dari tim nasional," kata Thinaah menambahkan.

"Itu adalah situasi antara hidup dan mati karena transisi itu tidak mudah karena saya masih pemula di nomor ganda".

Baca juga: Olimpiade Paris 2024 - Fajar/Rian Siapkan Siasat demi Moncer di Kandang Kylian Mbappe

Duet Pearly/Thinaah mendobrak banyak capaian dan bahkan menduduki peringkat 5 dunia pada tahun 2023 lalu.

Seiring berjalannya waktu, keduanya terus mencoba upaya yang terbaik sejak dipasangkan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas