Hasil Denmark Open 2025: Langganan Rubber Game Rusak, Alwi Farhan Digebuk Jagoan Hong Kong
Alwi Farhan tersisih di babak 32 besar Denmark Open 2025 setelah kalah dari jagoan Hong Kong, keunggulan di head to head auto ambyar.
Penulis:
Niken Thalia
Editor:
Arif Tio Buqi Abdulah
Ringkasan Berita:
- Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan tersisih di babak 32 besar Denmark Open 2025 yang berlabel super 750, setelah kalah dari Ng Ka Long Angus (Hong Kong)
- Kebiasaan Alwi bisa menang atas Angus lewat rubber game buyar setelah ia kalah dua gim langsung dari utusan Hong Kong.
- Keunggulan Alwi dalam head to head atas Angus auto rusak dan menjadi imbang setelah hasil Denmark Open 2025.
TRIBUNNEWS.COM - Hasil Denmark Open 2025 babak 32 besar sektor tunggal putra berakhir ngenes untuk Alwi Farhan, Selasa (14/10/2025).
Bertanding di Jyske Bank Arena, Denmark, Alwi tersisih di 32 besar setelah bertarung melawan jagoan Hong Kong, Ng Ka Long Angus.
Alwi dan Angus yang kerap berduel hingga rubber game tak tersaji dalam laga kali ini.
Yap, Alwi dan utusan Hong Kong ini sudah bertemu sejak tahun 2024 dan selalu beradu hingga 3 gim.
Pertemuan pertama di Macau Open 2024, Alwi kena comeback oleh utusan Hong Kong dalam duel 3 gim.
Kemudian Alwi berhasil balas dendam di Thailand Masters 2025 setelah bertarung hingga rubber game.
Setelahnya, Alwi menambah keunggulan head to head ketika berhasil mengalahkan Angus di Asian Mixed Team Championships 2025.
Keunggulan junior Jonatan Christie itu berhasil disamakan oleh Angus setelah tak mampu mengalahkan Angus di Denmark Open 2025.
Duel alot antara keduanya diwarnai kesalahan demi kesalahan yang dilakukan Alwi jadi 'berkah' untuk utusan Hong Kong.
Walhasil Angus berhasil membungkam Alwi lewat 2 gim saja dalam laga yang berlangsung selama 45 menit.
Skor 21-10 dan 21-16 dibukukan oleh Angus dan mengantarkan wakil Hong Kong itu ke 16 besar Denmark Open 2025.
Baca juga: Ancaman Rekor Mentereng Jorji Sirna di Babak 32 Besar Denmark Open 2025 Hari Ini
Sedikit mengulas jalannya pertandingan, Alwi di gim pertama bermain begitu buruk.
Ia kerap terpancing dengan pola permainan Angus yang terus memberikan bola atas dan pukukan panjang.
Banyak eror yang ia lakukan dan berujung kalah skor 21-10 di gim pertama.
Gim kedua Alwi bermain lebih rapi dan beringas dalam meladeni pukulan cepat Angus.