Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Sport
LIVE ●

POPNAS XVII/2025, Tim Wushu Pelajar Jakarta Raih 2 Medali Emas

POPNAS adalah ajang multi-olahraga tingkat nasional bagi pelajar Indonesia yang bertujuan menjaring atlet muda berbakat dari seluruh provinsi.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Erik S
zoom-in POPNAS XVII/2025, Tim Wushu Pelajar Jakarta Raih 2 Medali Emas
Istimewa
Billie Karina dan Asael Rodonuwu persembahkan dua medali emas untuk DKI Jakarta di cabang wushu POPNAS XVII 

Sementara itu, Sekjen Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI), Ngatino memberikan apresiasi Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (BAPOPSI) yang telah mempertandingkan cabang olahraga (cabor) wushu pada POPNAS XVII Jakarta 2025. 

Kehadiran cabor wushu untuk keduakalinya di POPNAS, kata Ngatino yang didampingi Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Taolu PB WI Herman Wijaya di tempat pertandingan, sangat membantu PB WI dalam memassalkan olahraga wushu di kalangan pelajar. 

Apalagi, pemerintah memberikan fasilitas  beasiswa terhadap pelajar yang berprestasi dalam dunia olahraga. 

Baca juga: Pesona Kris Dayanti dari Diva Jadi Pendekar, Mimi KD Wakili Indonesia di Kejuaraan Wushu Dunia

"Cabor Wushu di POPNAS itu sangat menguntungkan PB WI dalam menjaring atlet-atlet muda berbakat dari kalangan pelajar. Dan, saya yakin mereka nantinya bisa menjadi atlet nasional yang mampu membawa harum nama bangsa dan negara di ajang internasional," kata Ngatino. 

Diakui Ngatino persiapan pelaksanaan pertandingan cabor wushu memang masih belum sempurna. Untuk itu, dia mengusulkan perlu lebih  ditingkatkan koordinasi BAPOPSI dan PB WI ke depan. 

"Waktu persiapan menggelar pertandingan sangat minim. Makanya, kami berharap BAPOPSI bisa melakukan koordinasi lebih panjang sehingga pelaksanaannya bisa maksimal," imbuhnya. 

"Ya, koordinasi itu sangat penting. Kalau persiapannya lebih panjang kan bisa dipersiapkan arena pertandingan lebih baik lagi sesuai standar yang telah ditentukan. Prinsipnya, kita ingin ada kendala dalam menggelar pertandingan demi kesuksesan POPNAS," timpal Technical Delegate (TD) wushu Gde Sardjana. 

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas