MotoGP 2026 - Tunggu Saja, Marc Marquez akan Kalah dengan Sendirinya
Dalam opini Jorge Lorenzo, kekalahan Marc Marquez di MotoGP hanya tinggal menunggu waktu saat usianya sudah menua.
Penulis:
Drajat Sugiri
Editor:
Arif Tio Buqi Abdulah
Kiprah Marquez tak terelakkan lantaran dia mampu menggondol juara dunia ketujuhnya di kelas utama ini tatkala kompetisi masih menyisakan lima seri lagi.
Lorenzo masih percaya cedera yang didapat musim ini tak menyurutkan potensi dan bakat hebatnya untuk kembali menjadi raja dua musim beruntun.
Seperti halnya musim ini, Marquez diyakini akan kembali mendapatkan tekanan dari adiknya sendiri, Alex Marquez yang menjadi andalan Gresini Racing.
Lorenzo dibuat terkesan dengan juara dunia kelas Moto2 musim 2019 tersebut di mana dia sangat kompetitif hingga balapan terakhir.
Melalui kesempatan yang sama, juara dunia MotoGP 3 kali tersebut juga memasukkan Marco Bezzecchi dalam daftar kandidat juara versinya.
Murid Valentino Rossi tersebut juga masuk sebagai kandidat usai tampil gemilang pada musim perdananya sebagai rider andalan Aprilia.
Total delapan podium dengan tiga kemenangan Grand Prix mampu dibukukan Bezzecchi untuk menyudahi musim ini di peringkat ketiga klasemen akhir.
Pada kesempatan ini, Lorenzo sama sekali tidak melirik rekan setim Marc Marquez yaitu Francesco Bagnaia meski mengakhiri tes MotoGP Valencia dengan kesan positif.
Juara dunia MotoGP musim 2022 dan 2023 itu tidak masuk dalam daftar kandidat juara usai tampil mengecewakan pada musim ini.
Bagnaia sendiri mengakhiri kompetisi dengan menduduki peringkat kelima klasemen akhir.
"Dua pembalap yang paling mengejutkan saya tahun ini? Pertama Alex Marquez, dia sudah menunjukkannya di pramusim," kata Lorenzo, dikutip dari Diario AS.
"Dia langsung tampil cepat di tahun 2024 di Montmelo (Barcelona)."
"Lalu Bezzecchi. Siapa sangka dia dan Aprilia bisa beradaptasi dengan sangat baik dan memenangkan tiga balapan? Keduanya mengejutkan saya."
"Namun, Anda tidak bisa mengesampingkan juara dunia (Marquez), begitu pula prospek muda seperti Acosta," pungkasnya.
(Tribunnews.com/Giri)