Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Badminton SEA Games 2025 - PBSI Optimis Wujudkan Target 2 Medali Emas dari Kemenpora

PBSI optimis bisa mewujudkan target dua medali emas dari Kemenpora, potensi terletak di sektor beregu dan ganda.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dwi Setiawan
zoom-in Badminton SEA Games 2025 - PBSI Optimis Wujudkan Target 2 Medali Emas dari Kemenpora
PBSI
JAFAR/FELISHA - Ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu berselebrasi setelah melawan Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie (Malaysia) dalam turnamen China Open 2025 di Changzhou Gymnasium, pada 23 Juli 2025. PBSI optimis bisa mewujudkan target dua medali emas dari Kemenpora, potensi terletak di sektor beregu dan ganda. (Dok/PBSI) 

Ringkasan Berita:
  • PBSI optimis bisa mewujudkan target dua medali emas dari Kemenpora
  • PBSI berharap medali emas bisa diraih sektor beregu dan ganda
  • Untuk jadwalnya, cabor badminton SEA Games 2025 bakal berlangsung pada 7-14 Desember.

TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berharap dua medali emas bisa diraih kontingen badminton Indonesia di ajang SEA Games 2025.

Terkait target dua medali emas SEA Games 2025, Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PP PBSI) optimis bisa mewujudkannya.

Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky Soebagdja, mengatakan jika sektor ganda dan beregu menjadi yang paling punya potensi untuk bisa menyumbang medali emas SEA Games 2025.

"Kami berharap, sih, ya sektor-sektor ganda, juga di beregu ini juga potensi juga, kan. Mudah-mudahan, ya, kami bisa mencapai target dari Menpora yakni dua emas," kata Ricky, dikutip dari Djarum Badminton.

Adapun nantinya, cabang olahraga (cabor) badminton SEA Games 2025 bakal mempertandingkan tujuh nomor yang memperebutkan tujuh medali emas.

Terdiri dari nomor beregu putra, beregu putri, tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.

Baca juga: Ranking Resmi BWF: Raymond/Joaquin Peringkat 24, Rachel/Febi Naik 28 Tingkat, Jafar/Felisha Top 10

Selebrasi tim badminton beregu putra Indonesia ketika memastikan kemenangan atas Malaysia dengan skor 3-1 di partai final perebutan medali emas SEA Games 2023, Kamis (11/5/2023).
SKUAD BADMINTON INDONESIA - Selebrasi tim badminton beregu putra Indonesia ketika memastikan kemenangan atas Malaysia dengan skor 3-1 di partai final perebutan medali emas SEA Games 2023, Kamis (11/5/2023). PBSI optimis bisa mewujudkan target dua medali emas dari Kemenpora, potensi terletak di sektor beregu dan ganda. (Instagram @badminton.ina Verified)
Rekomendasi Untuk Anda

Jika berkaca dari pencapaian kontingen badminton Indonesia di SEA Games edisi sebelumnya, dua medali emas bukan suatu hal yang mustahil untuk diraih.

Pada SEA Games 2023 yang digelar di Kamboja lalu, kontingen badminton Indonesia bahkan bisa meraih predikat juara umum dengan lima medali emas, tiga perak, dan tiga perunggu.

Saat itu lima medali emas diraih tim beregu putra, tunggal putra Christian Adinata, ganda putra Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi, dan ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati.

Sementara untuk medali perak, diraih tim beregu putri, tunggal putra Chico Aura Dwi Wardoyo, dan ganda putri Meilysa Trias Puspita Sari/Rachel Allessya Rose.

Sedangkan medali perunggu, diraih ganda putra Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri, serta tunggal putri Komang Ayu Cahya Dewi dan Ester Nurumi Tri Wardoyo.

Baca juga: Jadwal 8 Besar Syed Modi 2025: 3 Wakil Indonesia Termasuk Dejan/Bernadine Berjuang ke Semifinal

Skuad Final Masih Digodok

Terlepas dari target dua medali emas, saat ini PBSI masih menggodok terkait skuad final tim badminton Indonesia yang akan tampil di SEA Games 2025.

Menggodok dalam artian masih dalam proses pembahasan.

Pada akhir Oktober lalu, PBSI sejatinya sudah merilis skuad badminton Indonesia untuk SEA Games 2025, mayoritas diisi pemain muda.

Dari 10 pemain putra, Leo Rolly Carnando (2001), Bagas Maulana (1998), dan Amri Syahnawi (1998) berstatus paling senior.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas