20 Petarung Duel Wakili Timur dan Barat di Jakarta
20 petarung Timur vs Barat adu gengsi di East x West Combat Sports Festival 2025, Bengkel SCBD Jakarta.
Editor:
Glery Lazuardi
Ringkasan Berita:
- East x West Combat Sports Festival 2025 menjadi ajang bersejarah yang mempertemukan 20 petarung dari Indonesia Barat dan Timur.
- Lebih dari sekadar pertandingan, event ini menggabungkan olahraga beladiri dengan budaya, sekaligus membuka panggung bagi talenta daerah.
- Rivalitas Yunus Martin Wamaer vs Bokir Sasmita serta duel kickboxing perempuan pertama antara ZB dan Amalina menjadi sorotan utama.
TRIBUNNEWS.COM - Sebanyak 20 petarung dari wilayah Indonesia Barat dan Indonesia Timur siap bertarung dalam ajang East x West Combat Sports Festival 2025 yang akan digelar di Bengkel SCBD Jakarta, Senin (15/12/2025).
Pertarungan ini akan menjadi panggung rivalitas antara Yunus Martin Wamaer dan Bokir Sasmita, yang disebut sebagai duel paling ditunggu.
Selain itu, 18 petarung lainnya juga akan mewakili dua wilayah besar Indonesia dalam laga penuh gengsi.
Kevin Rouw, promotor dari Melanesian Clan, menegaskan bahwa event ini bukan sekadar pertandingan, melainkan wadah untuk menyatukan petarung dari Timur dan Barat.
“Timur dan Barat ada gap, ada stigma susah disatukan. Melalui combat sports, kami ingin mempersatukan,” ujarnya dalam jumpa pers pada Minggu (14/12/2025).
Baca juga: Randy Pangalila, Aktor Berjuluk Randpunk Berhasil Kalahkan Juara PON Kkajhe Lewat Duel Kick Boxing
Perpaduan Olahraga dan Budaya
Event ini diklaim berbeda dari yang lain karena menggabungkan olahraga beladiri dengan budaya.
Sebelum bertanding, para petarung akan memperkenalkan diri dengan atribut dan budaya asal masing-masing. Penonton pun dapat menyaksikan langsung pertarungan dari jarak dekat.
Kevin menambahkan, ajang ini akan menjadi panggung bagi talenta daerah yang selama ini jarang mendapat kesempatan tampil.
“Selama ini hanya nama-nama besar yang tampil. Dari daerah belum pernah dijangkau. Ini panggung untuk berkarir,” katanya.
Ke depan, acara serupa akan digelar rutin setiap tahun. Bahkan, pemenang di tingkat nasional berpeluang dibawa bertarung ke kancah internasional.
Baca juga: Dorong Peningkatan Prestasi, PP Kick Boxing Indonesia Gelar Sertifikasi Pelatih
Sorotan Kick Boxing Perempuan
Salah satu laga yang paling menarik perhatian adalah duel kickboxing perempuan pertama, mempertemukan ZB dari East melawan Amalina dari West. Mereka akan memperebutkan sabuk female pertama dalam sejarah festival ini.
Yoko Arthi Budiman dari KBI Pro menyambut baik kehadiran petarung wanita.
“Saya harap banyak kelas dipertandingkan,” ujarnya.
Dukungan Organisasi
Ketua Umum Uni-Combat Council (UCC), Nelson Nainggolan, turut mendukung penuh event ini. UCC sendiri baru dibentuk untuk mengembangkan dan mengatur olahraga tarung di Indonesia secara profesional.
“Cita-cita kami mengangkat fighter-fighter daerah agar bisa rutin bertarung,” tegasnya.