Alasan Gregoria Mundur dari Semua Turnamen BWF Januari 2026, hingga Ajukan Protected Ranking
Gregoria mundur dari seluruh turnamen BWF yang dihelat di bulan Januari 2026 lantaran masih mengalami sakit vertigo.
Penulis:
Isnaini Nurdianti
Editor:
Muhammad Nursina Rasyidin
Ringkasan Berita:
- Gregoria Mariska Tunjung mundur dari seluruh turnamen BWF yang dihelat di bulan Januari 2026 lantaran masih mengalami sakit vertigo
- Selain itu, Gregoria juga mengajukan permohonan protected ranking yang saat ini telah disetujui BWF
- Protected ranking adalah sebuah kebijakan yang bertujuan untuk melindungi posisi peringkat atlet meski absen berkompetisi yang disebabkan oleh kondisi medis atau alasan lain yang sesuai dengan ketentuan BWF
TRIBUNNEWS.COM - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mengungkap alasan di balik mundurnya atlet tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, dari seluruh turnamen BWF yang dihelat di bulan Januari 2026.
Gregoria memutuskan mundur dari Malaysia Open 2026 (Super 1000), India Open 2026 (Super 750), dan Indonesia Masters 2026 (Super 500).
Malaysia Open 2026 bakal dihelat di Axiata Arena, Kuala Lumpur, pada 6-11 Januari.
Lalu untuk India Open 2026 akan digulirkan di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, 13-18 Januari.
Sedangkan Indonesia Masters 2026 bakal berlangsung di Istora Senayan, Jakarta Pusat, pada 20-25 Januari.
Tidak hanya melewatkan sejumlah turnamen bergengsi di awal tahun, Gregoria juga mengajukan permohonan protected ranking kepada Federasi Bulu Tangkis Dunia atau Badminton World Federation (BWF).
Baca juga: Daftar Peserta Badminton Asia Team Championships 2026: Indonesia Langganan, Makau Debutan
Protected ranking adalah sebuah kebijakan yang bertujuan untuk melindungi posisi peringkat atlet meski absen berkompetisi yang disebabkan oleh kondisi medis atau alasan lain yang sesuai dengan ketentuan BWF.
Kondisi medis seperti mengalami cedera, kehamilan, atau alasan lainnya.
Dikutip dari laman resmi PBSI, Gregoria absen di semua turnamen BWF Januari 2026 lantaran masih mengalami sakit vertigo.
Peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024 itu masih memerlukan penanganan medis secara berkelanjutan serta masa pemulihan yang terukur.
Lebih lanjut, protected ranking yang diajukan Gregoria juga telah disetujui oleh BWF.
Masa berlaku protected ranking Gregoria minimal tiga bulan sampai satu tahun, terhitung mulai tanggal 30 Desember 2025.
Baca juga: Efek Permainan An Se-young Membosankan, Skor BWF 15 Poin Bisa Terealisasi Tahun 2026
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Eng Hian, mengapresiasi keputusan BWF yang menyetujui permohonan protected ranking Gregoria.
Dengan begitu, Gregoria bisa fokus menjalani pemulihan tanpa merasa takut ranking dunianya akan turun meski absen cukup panjang.
Adapun saat ini, Gregoria menempati ranking 14 dunia dengan 53.660 poin.
Baca tanpa iklan