Kontroversi Australian Open 2026 Hari Ini: Sinner Kepanasan, Wasit Arahkan Arena Ditutup
Jannik Sinner sempat mengundang kontroversi saat umpire atau wasit menghentikan pertandingannya melawan Eliot Spizzirri di set ketiga.
Penulis:
Guruh Putra Tama
Editor:
Arif Tio Buqi Abdulah
Ringkasan Berita:
- Jannik Sinner meraih kemenangan 4-6, 6-3, 6-4, 6-4 saat berhadapan dengan Eliot Spizzirri di babak ketiga Australian Open 2026.
- Kemenangan Sinner ini sempat dihiasi kontroversi penghentian laga saat ia mengalami kram akibat kepanasan.
- Pada akhirnya Sinner bisa bangkit, menang, dan berhak melangkah ke Round 4.
TRIBUNNEWS.COM - Pertandingan Round 3 Australian Open 2026 antara Jannik Sinner dan Eliot Spizzirri, Sabtu (24/1/2026) sempat menimbulkan kontroversi.
Laga yang berlangsung ketat ini dimenangkan Spizzirri di set pertama dengan skor 6-4.
Namun Sinner berhasil membalas dengan skor 6-3 sebagai tanda kemenangannya di set kedua.
Kontroversi pada pertandingan ini baru terjadi di set ketiga.
Kala itu Spizzirri mampu mengungguli Sinner dengan skor gim 2-1.
Baca juga: Australian Open 2026: Sabalenka dan Medvedev Nyaris Dapat Kejutan, Alcaraz ke 16 Besar Tanpa Cacat
Saat memasuki momen krusial di set ketiga, keadaan menjadi tak memihak Sinner.
Petenis Italia ini mengalami kram saat keadaan 40-40 bagi kedua pemain.
Sinner langsung menyingkir dan berjalan pincang menuju bench.
Hal itu coba ditindaklanjuti oleh umpire atau wasit utama.
Sinner ternyata mengalami kram lantaran tak tahan bermain di bawah terik matahari secara langsung.
Umpire langsung memberikan instruksi agar atap stadion Melbourne Park yang digunakan untuk bertanding agar ditutup.
Pertandingan sempat tertunda hingga 30 menit untuk prosesi penutupan dan sebagainya.
Setelah laga berlanjut lagi, Jannik Sinner mengambil alih keadaan dengan memenangkan set ketiga 6-4.
Sinner melanjutkan momentum itu dengan menutup pertandingan lewat kemenangan 6-4 lagi di set penentuan.
Pihak Australian Open 2026 memberikan penjelasan terkait insiden di laga tersebut.
Baca tanpa iklan