Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jangan Pergi Sendirian! Ini Tips Aman Naik Taksi bagi Jemaah Haji

Jemaah haji Indonesia diimbau waspada saat naik taksi di Arab Saudi dengan menerapkan buddy system dan memfoto pelat kendaraan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Sri Juliati
Editor: Endra Kurniawan
zoom-in Jangan Pergi Sendirian! Ini Tips Aman Naik Taksi bagi Jemaah Haji
Media Center Haji 2026/Sri Juliati/Media Center Haji 2026/Sri Juliati
SIMBOL TAKSI - Papan nama yang menunjukkan gambar taksi di Terminal Ajyad, dekat dengan Masjidil Haram, Makkah, Minggu (10/5/2026). Jemaah haji Indonesia diimbau waspada saat naik taksi di Arab Saudi dengan menerapkan buddy system dan memfoto pelat kendaraan. 

Laporan langsung wartawan Tribunnews.com dan Media Center Haji dari Arab Saudi, Sri Juliati

TRIBUNNEWS.COM - Jemaah haji Indonesia diimbau agar lebih waspada, terutama saat bepergian menggunakan transportasi umum seperti taksi.

Diketahui, di Arab Saudi telah tersedia taksi resmi dengan ciri warna tertentu seperti hijau dan putih.

Namun demikian, ada sejumlah langkah yang perlu diperhatikan agar perjalanan menggunakan taksi tetap aman.

"Pada saat hendak naik taksi, foto terlebih dahulu nomor pelat kendaraan tersebut," jelas Kepala Seksi Perlindungan Jemaah (Linjam) PPIH Arab Saudi daerah kerja Makkah, Letkol Arm Tulus Widodo kepada tim Media Center Haji, Minggu (10/5/2026).

Ia juga mengingatkan pentingnya memperhatikan urutan naik dan turun dari kendaraan.

"Upayakan laki-laki yang masuk terlebih dahulu ke dalam taksi, kemudian perempuan. Saat turun, prioritaskan ibu-ibu dulu atau yang wanita, kemudian baru laki-laki," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, ada satu hal yang paling ditekankan Tulus saat jemaah haji bepergian.

Baca juga: Kenali Rute Bus Shalawat Haji 2026: Daftar Warna Bus, Nomor Rute, dan Sektor Hotel Jemaah Indonesia

Ia meminta agar jemaah haji menerapkan buddy system (sistem rekan) saat bepergian.

"Pada saat bepergian, hindari secara personal atau sendirian. Minimal tiga orang, itu lebih aman," ujar Tulus.

Imbauan ini, lanjut Tulus, disampaikan seiring meningkatnya jumlah jemaah yang tiba di Tanah Suci, sehingga potensi kerawanan juga perlu diantisipasi sejak dini.

Ia menegaskan, keamanan menjadi hal utama yang harus diperhatikan oleh seluruh jemaah.

"Pengamanan adalah yang paling utama, apalagi kita berada di negara orang lain. Namun demikian, bukan berarti Arab Saudi tidak aman," ujarnya.

Ia menjelaskan, potensi kejahatan bisa muncul karena adanya kesempatan, sehingga jemaah haji diminta untuk tidak membuka peluang tersebut.

"Kejahatan timbul karena adanya kesempatan. Untuk itu, kita tidak boleh menciptakan peluang atau kesempatan orang berbuat jahat dengan selalu melakukan beberapa langkah-langkah tindakan preventif," pungkas Tulus. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas