Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Tanpa Beban, Cara Rian/Rahmat Kalahkan Goh/Izzuddin untuk ke Perempatfinal All England 2026 

Rian mengaku kemenangan ini diawali dari tekad untuk bermain tanpa tekanan meski menghadapi pasangan unggulan

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Tanpa Beban, Cara Rian/Rahmat Kalahkan Goh/Izzuddin untuk ke Perempatfinal All England 2026 
Tribunnews.com/Dok: PBSI
TANPA BEBAN - Pebukutangkis ganda putra Indonesia, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat tampil lepas saat menaklukkn unggulan kedelapan asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin dengan skor 23-21, 21-16, Utilita Arena Birmingham, Inggris, Kamis (5/3/2026). dok;  PBSI 

Tanpa Beban, Cara Rian/Rahmat Kalahkan Goh/Izzuddin untuk ke Perempatfinal All England 2026 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat kembali menunjukkan kualitasnya pada babak 16 besar All England 2026.

Menghadapi pasangan unggulan kedelapan asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, ganda putra Indonesia itu tampil tenang hingga akhirnya menang dua gim langsung 23-21, 21-16.

Seusai laga, Rian mengaku kemenangan ini diawali dari tekad untuk bermain tanpa tekanan meski menghadapi pasangan unggulan yang sedang dalam performa baik.

“Pertama-tama mengucap syukur alhamdulillah bermain dengan lancar dan tanpa cedera. Hari ini kami bermain tanpa beban karena lawannya juga unggulan. Terakhir mereka juga juara di Indonesia Masters,” ujar Rian di Utilita Arena Birmingham, Inggris, Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, fokus pada servis dan pola pembukaan permainan menjadi salah satu kunci penting dalam pertandingan tersebut.

Hal itu pun membantu mereka menjaga ritme permainan sejak awal.

Rekomendasi Untuk Anda

“Kunci kemenangan hari ini tadi kami fokus di servis dan pembukaannya. Lebih yakin dan percaya,” kata Rian.

Meski akhirnya memenangi gim pertama, Rian/Rahmat sempat menghadapi tekanan besar.

Mereka yang semula unggul justru sempat tertinggal 18-20 sebelum akhirnya mampu membalikkan keadaan.

“Di gim pertama kami sempat unggul lalu terkejar sampai ketinggalan 18-20. Di situasi itu kami berpikir pertandingan belum selesai, jadi coba fokus satu poin demi satu poin,” terangnya.

Kemenangan dramatis di gim pertama memberi dorongan mental bagi mereka pada gim kedua.

Sementara itu, Rahmat menilai permainan dirinya dan Rian menjadi lebih nyaman setelah berhasil mengamankan gim pembuka.

“Di gim kedua sudah lebih enak karena berhasil ambil gim pertama. Fokus maksimalkan setiap poinnya,” kata Rahmat.

Ia juga menyoroti start cepat yang membantunya mengendalikan pertandingan. 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas