Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Sport
LIVE ●

Tunggal Putri BAC 2026 Sengit Bersaing, An Se-young Justru Tertinggal

Persaingan di papan atas tunggal putri Kejuaraan Asia 2026 semakin intens yang malah membuat An Se-young tertinggal lantaran belum pernah juara.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Tunggal Putri BAC 2026 Sengit Bersaing, An Se-young Justru Tertinggal
BAY ISMOYO / AFP
ASY - Reaksi An Se Young Korea Selatan saat semifinal tunggal putri melawan Chen Yu Fei dari China di turnamen Bulutangkis Indonesia Terbuka di Jakarta pada 17 Juni 2023. An Se-young belum pernah menjadi juara Badminton Asia Championshoips. 
Ringkasan Berita:
  • Turnamen Badminton Asia Championships 2026 di sektor tunggal putri memiliki persaingan luar biasa.
  • Ada 3-4 pemain yang pernah juara BAC dan berada di unggulan 10 besar.
  • An Se-young malah menjadi pemain yang belum pernah merasakan gelar juara tersebut.

TRIBUNNEWS.COM - Persaingan di sektor tunggal putri Kejuaraan Asia atau Badminton Asia Championships 2026 semakin kompetitif.

Pada jajaran 10 unggulan teratas, setidaknya ada 4 nama berbeda yang sempat menghiasi daftar.

Keempat pemain tersebut adalah Ratchanok Intanon Chen Yufei, Akane Yamaguchi, dan Wang Zhiyi.

Sayangnya saat turnamen BAC (kependekan dari Badminton Asia Championships) dimulai, ada satu unggulan atas yang mengundurkan diri.

Baca juga: Daftar Pemain Mundur dari BAC 2026: Tiga Juara Asia Batal Tanding, Chen Yu Fei Muluskan An Se-young

Chen Yufei memutuskan angkat kaki dari ajang ini lantaran tak sedang dalam kondisi terbaik.

Alhasil tersisa Wang Zhiyi, Akane Yamaguhci, dan Ratchanok Intanon saja yang menjadi pemain mantan juara di 10 besar.

Intanon menjadi pemain dengan gelar juara paling lawas.

Rekomendasi Untuk Anda

Pebulu tangkis andalan Thailand tersebut menjadi juara BAC pada edisi 2015 silam.

Setelah itu, ada Akane Yamaguchi yang juga pernah menjadi juara.

Perjuangan Akane meraih piala tertinggi di ajang ini terjadi pada edisi 2019 silam.

Pebulu tangkis tunggal putri China, Wang Zhiyi bertanding melawan pebulu tangkis Korea Selatan, Sim Yu-jin dalam babak final Piala Uber (Uber Cup) 2022 di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Sabtu (14/5/2022). Tim Korsel keluar sebagai juara setelah berhasil mengalahkan tim China dengan skor 3-2. AFP/MANAN VATSYAYANA
Pebulu tangkis tunggal putri China, Wang Zhiyi bertanding melawan pebulu tangkis Korea Selatan, Sim Yu-jin dalam babak final Piala Uber (Uber Cup) 2022 di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Sabtu (14/5/2022). Tim Korsel keluar sebagai juara setelah berhasil mengalahkan tim China dengan skor 3-2. AFP/MANAN VATSYAYANA (AFP/MANAN VATSYAYANA)

Kala itu Akane mengalahkan pemain asal China, He Bingjao.

Ia menang dua gim langsung, 21-19 dan 21-9 untuk mengunci gelar BAC pertamanya.

Dari ketiga nama unggulan yang disebutkan sebelumnya, justru Wang Zhiyi yang paling mencolok.

Meski berusia paling muda, Wang bisa unjuk gigi dengan percaya diri.

Pasalnya ia sudah memiliki dua gelar di ajang ini.

Kemenangannya terjadi pada edisi 2022 dan 2024 lalu.

Ia kala itu mengalahkan Akane Yamaguchi lewat pertarungan tiga gim yang ketat.

Wang menang dengan skor 15-21, 21-13, dan 21-19 untuk mendapatkan gelarnya yang pertama.

Sedangkan pada edisi 2024 lalu, ia mengalahkan rekan senegaranya, Chen Yufei.

An Se-young Bungkam

Biasanya saat terjadi ajang pamer piala seperti ini, nama An Se-young hampir selalu muncul.

Hal itu lantaran penampilan pebulu tangkis Korea Selatan itu dalam beberapa tahun terakhir memang luar biasa.

Nyaris semua turnamen bergengsi disabet dan dimenangkan pemain berjuluk Bocah Ajaib tersebut.

Sayangnya ia belum bisa bergabung dalam obrolan yang satu ini.

Pasalnya An Se-young sama sekali belum pernah menjadi juara di Badminton Asia Championships.

Kesempatan terbaiknya barangkali terjadi tahun ini.

Ia datang ke Ningbo, China, dengan status sebagai unggulan pertama.

Dominasinya di sektor tunggal putri juga semakin kuat dan jauh dari kata luntur.

Berbicara soal An Se-young, atlet kelahiran 5 Februari 2002 itu sudah beberapa kali tampil di BAC, yakni pada edisi 2022, 2023, dan 2024.

Namun sepanjang keikutsertaannya, An Se-young selalu gagal meraih medali emas.

Pada BAC 2022, An Se-young finis sebagai semifinalis yang membuatnya meraih medali perunggu.

Lalu pada BAC 2023, An Se-young menjadi runner-up dan meraih medali perak.

Kemudian pada BAC 2024, An Se-young sudah terhenti di babak perempat final.

Sedangkan pada BAC 2025, An Se-young absen lantaran mengalami cedera otot paha.

Adapun di babak 32 besar BAC 2026, An Se-young yang menempati unggulan kesatu akan berhadapan dengan wakil Singapura, Yeo Jia Min.

(Tribunnews.com/Guruh)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas