Pengunduran Diri Dechapol di Final BAC 2026 Terjawab, Hasil Tes Darah jadi Alarm Bahaya
Kondisi jagoan Thailand, Dechapol yang sempat dilarikan ke rumah sakit akibat dehidrasi parah jadi alarm bahaya jelang Thomas Uber Cup.
Penulis:
Niken Thalia
Editor:
Dwi Setiawan
Ringkasan Berita:
- Dechapol Puavaranukroh terpaksa mundur dari final BAC 2026 akibat mengalami dehidrasi akut yang memicu cedera ginjal
- Hasil pemeriksaan medis menunjukkan kadar kreatinin tinggi setelah sang pemain mengalami kram hebat dari kaki hingga leher
- Tim medis Thailand kini fokus melakukan pemulihan intensif agar Dechapol bisa tampil di ajang Thomas-Uber Cup 2026
TRIBUNNEWS.COM - Kabar mengejutkan datang setelah Badminton Asia Championships (BAC) 2026 selesai.
Jagoan ganda campuran Thailand, Dechapol Puavaranukroh, terpaksa menelan pil pahit setelah kondisi fisiknya ambruk tepat sebelum partai final.
Pemain yang akrab disapa Bass tersebut dilaporkan mengalami dehidrasi akut yang berdampak pada fungsi ginjalnya, sebuah fakta yang menguak sisi kelam di balik perjuangan heroiknya di babak semifinal.
Keputusan mundur ini menjadi antiklimaks yang menyesakkan bagi publik Thailand.
Pasalnya, Bass yang berpasangan dengan Supissara Paewsampran (Fame), sebenarnya tinggal selangkah lagi mengakhiri dahaga gelar juara Asia bagi Negeri Gajah Putih di sektor ganda campuran.
Heroik di Semifinal, Ambruk Jelang Final
Laju Bass/Fame menuju partai final amat mengesankan. Di babak semifinal, mereka terlibat bentrokan hebat melawan Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping (China).
Dalam laga yang berlangsung amat alot dan penuh tekanan tersebut, Bass/Fame tampil trengginas dan berhasil mengamankan tiket final melalui drama rubber game.
Kemenangan atas raksasa China itu awalnya digadang-gadang akan menjadi batu loncatan bagi Bass/Fame untuk naik ke podium tertinggi.
Jika berhasil juara, mereka akan mencatatkan sejarah sebagai ganda campuran Thailand pertama yang menjadi kampiun Asia sejak terakhir kali diraih pada tahun 2005 silam.
Namun, intensitas tinggi di semifinal ternyata harus dibayar mahal dengan terkurasnya kondisi fisik Dechapol hingga batas maksimal.
Cedera Bass: Dari Kram hingga Masalah Ginjal
Setelah turnamen BAC 2026 berakhir, kondisi Dechapol mulai terungkap.
Melansir laporan dari media spesialis bulu tangkis Thailand, BadmintonBlahBlah, Dechapol mengungkapkan bahwa dirinya mengalami dehidrasi parah pasca-laga semifinal.
Baca juga: Update Ranking BWF setelah BAC: 2 Ganda Putri Meroket, Fajar/Fikri Masuk 3 Besar Ganda Putra
Kondisi ini memicu reaksi berantai pada tubuhnya; kram hebat menjalar mulai dari ujung kaki hingga area leher.
Situasi kian mengkhawatirkan saat Bass harus dilarikan ke rumah sakit setempat.
Berdasarkan hasil tes darah, tim medis menemukan adanya peningkatan kadar kreatinin yang menunjukkan indikasi gangguan fungsi ginjal.
Baca tanpa iklan