Gambaran Poin BWF Thomas & Uber Cup 2026: Jaminan Untung Tumbangkan Pemain Elite
Di balik perjuangan berburu trofi Thomas & Uber Cup 2026, utusan Indonesia berpeluang membawa pulang tambhana poin untuk ranking BWF.
Penulis:
Niken Thalia
Editor:
Dwi Setiawan
Sebagai perbandingan, raihan 10.000 poin dalam satu pertandingan ini setara dengan poin yang didapatkan seorang pemain jika ia menembus babak final turnamen level Super 500.
Jika tren kemenangan ini berlanjut hingga babak final dan ia mampu menumbangkan lawan di jajaran Top 10 dunia, seorang pemain bisa mengantongi hingga 12.000 poin.
Sebuah angka yang setara dengan gelar juara di turnamen level Super 1000 seperti All England.
Keuntungan ini berbekas untuk Ester, Alwi, Ubed, hingga Dhinda untuk mendongkrak ranking dunia yang menguntungkan saat mengikuti turnamen individu mendatang.
Namun, syarat mutlaknya adalah konsistensi. BWF hanya akan mengambil satu hasil terbaik (poin tertinggi) dari seluruh rangkaian pertandingan yang dimenangkan pemain selama turnamen berlangsung untuk dimasukkan ke dalam perhitungan peringkat dunia mereka.
Artinya, satu kemenangan besar atas pemain bintang dunia sudah cukup untuk memberikan lompatan peringkat yang signifikan.
(Tribunnews.com/Niken)
Baca tanpa iklan