Kekuatan Denmark di Thomas Cup 2026 Dinilai Menurun dengan Tidak Adanya Viktor Axelsen
Tidak adanya Axelsen dalam skuad Denmark di Thomas Cup 2026 dinilai menjadi ujian berat untuk bisa lolos perempat final.
Penulis:
Isnaini Nurdianti
Editor:
Arif Tio Buqi Abdulah
Ringkasan Berita:
- Untuk pertama kalinya sejak 2012, Viktor Axelsen tidak masuk skuad Denmark di Thomas Cup
- Karena memang, Axelsen telah memutuskan pensiun per Rabu (15/4/2026) beberapa waktu lalu
- Prestasi terbaik Axelsen saat membela Denmark di Thomas Cup adalah juara pada edisi 2016
TRIBUNNEWS.COM - Kekuatan Denmark di Thomas Cup 2026 dinilai menurun bersamaan dengan tidak adanya Viktor Axelsen yang sebelumnya selalu menjadi tunggal putra utama.
Ya, Axelsen tahun ini tidak masuk skuad Denmark di Thomas Cup 2026 lantaran memutuskan pensiun per Rabu (15/4/2026).
Tanpa Axelsen, kekuatan Denmark di Thomas Cup 2026 nomor tunggal akan diisi Anders Antonsen, Rasmus Gemke, Magnus Johannesen, dan Ditley Jaeger Holm.
Sedangkan di nomor ganda, Denmark bergantung kepada Kim Astrup, Mathias Christiansen, Rasmus Kjær, Daniel Lundgaard, Anders Skaarup Rasmussen, dan Mads Vestergaard.
Denmark akan memulai perjuangannya di babak penyisihan Thomas Cup 2026 Grup C bersama Taiwan, Korea Selatan, dan Swedia.
Denmark berstatus tuan rumah. Thomas Cup 2026 akan diselenggarakan di Horsens, Denmark, pada 24 April hingga 3 Mei mendatang.
Baca juga: Perubahan Skuad Jepang di Thomas Cup 2026, Kenta Nishimoto Dicoret Gegara Cedera
Seperti yang sudah disinggung di atas, tidak adanya Axelsen dinilai menjadi ujian berat Denmark di Thomas Cup 2026.
Pendapat itu disampaikan oleh legenda bulu tangkis tunggal putra Denmark, Peter Gade.
"Tanpa Viktor, tim ini cukup rapuh, terutama di nomor tunggal kedua dan ketiga,” kata Gade, dikutip dari The Star.
Gade pun kemudian membandingkan Denmark dengan Malaysia.
Menurutnya, Malaysia mempunyai peluang lolos perempat final Thomas Cup 2026 lebih besar ketimbang Denmark.
Karena untuk bisa lolos ke perempat final Thomas Cup 2026, Denmark harus bisa mengalahkan Korea Selatan dan Taiwan yang merupakan tim kuat.
"Malaysia terlihat bagus untuk lolos dari grup mereka (Jepang, Inggris, Finlandia), tetapi tidak demikian halnya dengan Denmark. Mereka harus mengalahkan dua tim kuat – Korea Selatan dan Taiwan – untuk mencapai perempat final," tambah Gade.
Baca juga: Comeback Rehan/Gloria Juara Sirnas A Jatim 2026, Modal Kembali ke BWF World Tour
Sektor Ganda Jadi Harapan
Terlepas dari berkurangnya kekuatan di nomor tunggal, Gade berharap bahwa Denmark bisa juga menyumbang poin dari ganda.
Kehadiran Mathias Christiansen yang merupakan spesialis ganda campuran diharapkan bisa menambah kekuatan Denmark.
Ya, Mathias Christiansen adalah pemain ganda campuran berpasangan dengan Alexandra Boje.
Baca tanpa iklan