Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Kata Kapten Tim Thomas Indonesia Fajar Alfian Soal Kegagalan di Thomas Cup 2026 

Fajar mengakui seluruh pemain sudah berjuang maksimal demi membawa Indonesia lolos ke fase gugur.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Kata Kapten Tim Thomas Indonesia Fajar Alfian Soal Kegagalan di Thomas Cup 2026 
Tribunnews.com/Dok: PBSI
MOHON MAAF - Kapten Tim Thomas Indonesia, Fajar Alfian, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia setelah langkah tim Thomas Indonesia terhenti pada fase grup Thomas & Uber Cup Finals 2026 di Horsens, Denmark. dok: PBSI 

Kata Kapten Tim Thomas Indonesia Fajar Alfian Soal Kegagalan di Thomas Cup 2026 
 
Abdul Majid/Tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapten Tim Thomas Indonesia, Fajar Alfian, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia setelah langkah tim Thomas Indonesia terhenti pada fase grup Thomas & Uber Cup Finals 2026 di Horsens, Denmark.

Indonesia gagal melaju ke babak perempat final usai kalah 1-4 dari Prancis pada laga penentuan Grup D.

Hasil tersebut membuat Indonesia finis di posisi ketiga klasemen akhir grup.

Baca juga: Tersingkir dari Thomas Cup 2026, Indonesia Disebut Main Tanpa Semangat saat Kalah dari Prancis

Fajar mengakui seluruh pemain sudah berjuang maksimal demi membawa Indonesia lolos ke fase gugur.

Namun, ia juga menilai Prancis tampil lebih baik dalam pertandingan tersebut.

“Saya atas nama tim Thomas Indonesia menyampaikan permohonan maaf atas kekalahan kami tadi malam. Kami sudah berusaha memberikan yang terbaik, tetapi tim Prancis juga tampil sangat baik,” ujar Fajar Alfian.

Rekomendasi Untuk Anda

Pebulutangkis ganda putra andalan Indonesia itu juga mengakui performa tim belum berada dalam level terbaik selama turnamen berlangsung.

Meski demikian, Fajar menegaskan hasil ini akan menjadi pelajaran penting untuk menatap turnamen berikutnya.

“Kami mengerti performa kami belum maksimal dan ini menjadi pelajaran yang sangat berharga untuk menatap ke depan,” ucap Fajar.

“Terima kasih untuk semua dukungan yang telah diberikan. Kami bertekad akan kembali lebih kuat,” sambung Fajar.

Kegagalan Indonesia di Thomas Cup 2026 pun menjadi bahan evaluasi penting bagi PP PBSI.

Fokus pembinaan ke depan akan diarahkan pada peningkatan konsistensi performa pemain, kesiapan fisik, hingga mental bertanding saat menghadapi laga-laga krusial.

Selain itu, PBSI juga menyoroti pentingnya kesiapan menghadapi tim-tim dengan fleksibilitas komposisi pemain seperti yang diperlihatkan Prancis sepanjang fase grup.

Evaluasi tersebut diharapkan menjadi modal penting bagi Indonesia untuk kembali bersaing di turnamen beregu internasional mendatang.

 

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas