Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Tangis Marc Marquez Pecah, Luka dari Mandalika Masih Berbekas dan Harus Operasi Lagi

Tangis Marc Marquez pecah ketika menceritakan soal kondisinya kepada petinggi dan kru Ducati dalam gelaran MotoGP Prancis 2026.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

"Mereka harus melepas sekrup rusak yang bergeser saat kecelakaan di Indonesia. Mereka melihat sekrup itu bergerak," jelas eks pembalap tersebut.

"Setelah seri Jerez, saya melakukan pemeriksaan karena merasa ada yang salah. Saat saya masuk ke posisi balap (tuck-in), sekrup yang rusak itu menyentuh saraf."

lihat fotoPERKENALAN MARC MARQUEZ - Launching tim Ducati untuk MotoGP 2026 yang melibatkan Marc Marquez dan Pecco Bagnaia di Resor Ski Madonna Di Campiglio, Italia, Senin (19/1) waktu setempat.
PERKENALAN MARC MARQUEZ - Launching tim Ducati untuk MotoGP 2026 yang melibatkan Marc Marquez dan Pecco Bagnaia di Resor Ski Madonna Di Campiglio, Italia, Senin (19/1) waktu setempat.

Dampaknya sangat fatal. Saraf yang tertekan tersebut mengontrol tiga jari dan seluruh lengan kanannya.

Hal inilah yang menyebabkan tenaga Marquez tiba-tiba hilang di tengah balapan tanpa peringatan.

Bertarung Limit dan Rencana Operasi

Meski didera cedera saraf yang menyiksa, mentalitas juara Marquez tetap tak tertandingi.

Hanya beberapa jam sebelum kecelakaan hebat di Sprint Race, ia sempat memukau tim dengan memecahkan rekor lap di Le Mans saat sesi Kualifikasi 1 (Q1).

Namun, Marquez menegaskan bahwa kecepatan yang ia tunjukkan hanyalah bayang-bayang dari potensi aslinya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya tidak punya hal lain untuk dibuktikan. Saya bisa melaju kencang. Hari ini saya sangat cepat di Q1!" kata Marquez sembari memaksakan sebuah senyum di tengah kesedihannya.

"Saya bisa kencang. Masalahnya adalah saya membalap dengan jarak setengah detik dari limit asli saya."

Ia juga menjawab teka-teki mengenai rentetan kecelakaan aneh yang dialaminya musim ini.

"Ada beberapa kecelakaan di mana saya tidak mengerti mengapa itu terjadi. Saya tidak sedang menekan motor, saya tidak berada di batas maksimal."

"Di Jerez, saya memasuki tikungan cepat dan kehilangan kendali depan. Saya tidak bisa memberikan tekanan pada motor," terang kakak Alex Marquez.

Akibat cedera kaki di Le Mans, jadwal operasi bahu Marquez pun dipercepat agar bertepatan dengan pemulihan tulangnya yang patah.

Keputusan ini diambil demi menyelamatkan sisa musimnya yang kian terjal.

Hingga seri Prancis ini, Marquez masih tertahan di posisi kelima klasemen sementara, tertinggal 44 poin dari sang pemuncak klasemen, Marco Bezzecchi.

(Tribunnews.com/Niken)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas