5 Bulan Kalender Badminton 2026, Baru 6 Medali Emas Mampir ke Indonesia
Indonesia cukup kesulitan mendapatkan medali emas alias juara di hampir setiap turnamen bulu tangkis bergengsi yang diikuti tahun ini.
Penulis:
Guruh Putra Tama
Editor:
Drajat Sugiri
Ringkasan Berita:
- Indonesia baru bisa mendapatkan 6 medali juara selama 5 bulan kalender bulu tangkis dunia berlangsung.
- Turnamen Thailand Masters di awal tahun menyumbang paling banyak medali emas, yaitu 4 keping medali.
- Sedangkan dua medali emas lainnya datang dari Thailand Open dan Indonesia Masters.
TRIBUNNEWS.COM - Perkembangan badminton Indonesia tahun ini nampaknya belum akan menuju ke arah yang lebih terang.
Terutama bagi para wakil Merah Putih yang tampil di ajang bergengsi, dengan tolok ukur turnamen yang dihitung adalah Super 300 ke atas.
Selama 5 bulan berlangsung, medali emas atau gelar juara pertama yang didapatkan pemain Indonesia masih sangat minim.
Baru ada 6 medali emas saja yang berhasil didapatkan Indonesia di turnamen yang memiliki tingkat setara Super 300 atau lebih.
Teranyar tentu saja datang dari pasangan ganda putra yang baru rujuk, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Baca juga: Update Ranking BWF setelah Thailand Open 2026: 10 Besar Adem Ayem, Alwi Farhan Ketiban Berkah
Pasangan Leo/Daniel meraih gelar juara saat tampil di ajang Thailand Open 2026 yang memiliki tingkatan Super 500.
Keberhasilan Leo/Daniel membawa pulang gelar Thailand Open 2026 dari nomor ganda putra jelas terasa berharga.
Apalagi sudah cukup lama bagi kontingen Indonesia tidak pernah lagi bisa memenangkan gelar dari turnamen ini.
Tercatat, sejak pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu mampu menjuarai ajang Thailand Open 2020 yang digelar pada Januari 2021 lalu.
Belum pernah ada lagi wakil Indonesia dari semua sektor yang membawa pulang gelar dari Thailand Open.
Kemenangan Leo/Daniel di final hari ini, juga mengakhiri puasa gelar nomor ganda putra di turnamen yang memiliki level 500 series ini.
Sejak terakhir kali mampu menggondol gelar Thailand Open pada tahun 2017 silam, lewat pasangan Berry Angriawan/Hardianto.
Indonesia akhirnya kembali mampu membawa pulang trofi dari turnamen ini berkat perjuangan Leo/Daniel di edisi 2026.
Selain berasal dari Leo/Daniel, sumbangan medali emas juga datang dari Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana.