Putri KW Akui Beban Gregoria Kini Pindah ke Pundaknya
Putri KW mengakui kini memikul beban Gregoria usai sang senior mundur dari Pelatnas PBSI karena alasan kesehatan.
Penulis:
Abdul Majid
Editor:
Acos Abdul Qodir
Ringkasan Berita:
- Putri KW mengakui kini memikul beban yang sebelumnya berada di pundak Gregoria Mariska Tunjung
- Mundurnya Gregoria dari Pelatnas PBSI membuat sorotan tunggal putri Indonesia tertuju pada Putri KW
- Pebulutangkis berusia 23 tahun itu memasang target melampaui capaian Gregoria di Olimpiade
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Keputusan Gregoria Mariska Tunjung mundur dari Pelatnas PBSI Cipayung meninggalkan ruang besar di sektor tunggal putri Indonesia. Di tengah situasi tersebut, sorotan kini mengarah kepada Putri Kusuma Wardani atau Putri KW sebagai tumpuan baru tunggal putri Merah Putih.
Putri KW pun tak menampik bahwa beban yang sebelumnya berada di pundak Gregoria kini perlahan berpindah kepadanya.
“Ya, bebannya Kak Grego pindah ke aku kan. Tapi ya aku jalanin dengan senang hati lah, dengan berpikiran terus positif,” ujar Putri KW usai menjalani latihan di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Gregoria sebelumnya memutuskan mengakhiri perjalanan selama 12 tahun di Pelatnas PBSI pada pertengahan Mei 2026.
Peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024 itu memilih fokus pada pemulihan kondisi kesehatan akibat gangguan vertigo yang dialaminya sejak tahun lalu.
Kepergian Gregoria membuat Putri KW kini menjadi salah satu figur paling senior di sektor tunggal putri Indonesia.
Baca juga: Koh Anton Targetkan Ganda Putra Indonesia Juara di Indonesia Open 2026
Belajar dari Gregoria
Meski Gregoria sudah tak lagi berada di pelatnas, Putri mengaku masih banyak membawa pelajaran dari seniornya tersebut, terutama soal mental bertanding dan variasi permainan di lapangan.
“Dia banyak kasih masukan-masukan sih. Kayak dari permainan, kan mungkin itu aku baru naik banget ya. Jadi masih suka banyak nanya, ‘Kalau lawan ini gimana?’ Dan dia kasih masukan yang bagus sih untuk aku,” kata Putri.
Putri juga mengagumi kegigihan Gregoria saat bangkit dari masa sulit dalam kariernya.
“Aku banyak belajar dari dia tentang teknik di lapangan sih, karena Kak Grego punya tangan yang sangat luar biasa,” lanjut Putri.
Siap Jadi Tumpuan Baru
Putri mengaku sudah mulai bersiap menjalani peran baru di sektor tunggal putri Indonesia, terutama karena Gregoria cukup lama absen sebelum akhirnya memutuskan keluar dari pelatnas.
“Sudah siap, karena dari sebelum Kak Grego absen sudah cukup lama. Jadi kayak ya siap dan semua aku jalanin dengan senang hati sih,” tutur Putri.
Pebulutangkis berusia 23 tahun itu juga secara terbuka memasang target tinggi untuk kariernya ke depan. Putri berharap mampu melampaui capaian Gregoria, termasuk di level Olimpiade.
Baca juga: Putri KW Fokus Benahi Fisik Jelang Singapore Open dan Indonesia Open 2026