Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Kondisi Pelik Malaysia di Polytron Indonesia Open 2026: Ganda Putra Jadi Benteng Terakhir

Badai besar hantam Malaysia di Polytron Indonesia Open 2026, skuad Negeri Jiran pincang tumpuannya dibekap cedera dan baru pemulihan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Niken Thalia
Editor: Drajat Sugiri
zoom-in Kondisi Pelik Malaysia di Polytron Indonesia Open 2026: Ganda Putra Jadi Benteng Terakhir
PETER TAMAN / AFP
PEARLY/THINAAH - Reaksi Pearly Tan dan Thinaah Muralitharan dari Malaysia saat melawan Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti dari Indonesia pada final Hong Kong Open di Hong Kong pada 17 September 2023. Situasi pelik badminton Malaysia di Polytron Indonesia Open 2026. (Foto Arsip September 2023). PETER TAMAN / AFP 

Kabar yang tidak kalah mengenaskan baru saja menimpa sektor ganda campuran Malaysia.

Pasangan andalan didikan pelatih asal Indonesia Nova Widianto, yakni Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, terpaksa angkat koper karena masalah cedera.

Toh Ee Wei dilaporkan dibekap cedera lutut parah, yakni Anterior Cruciate Ligament (ACL), yang didapatkannya di ajang Singapore Open 2026 pekan lalu.

Efek cedera ini terasa sangat tragis bagi masa depan sang pemain.

Selain batal tampil di Istora, proses pemulihan cedera ACL yang memakan waktu berbulan-bulan.

Guna menambal lubang yang ditinggalkan Chen/Toh, Malaysia kini mencoba mengandalkan pasangan veteran independen, Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie.

Secara peringkat, pasangan suami-istri ini memang menjadi yang paling meyakinkan untuk memikul beban di sektor ganda campuran.

Perjuangan Pearly Tan Usai Cedera Punggung

Rekomendasi Untuk Anda

Kondisi mengkhawatirkan juga merembet ke sektor ganda putri.

Pasangan andalan utama Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, memang tetap didaftarkan dan akan mentas di Polytron Indonesia Open 2026.

Namun, langkah mereka di Istora diprediksi akan sangat terjal.

Pearly Tan diketahui baru saja kembali dari masa rehat akibat cedera punggung yang menderanya sejak perhelatan Uber Cup 2026 lalu.

Sisa-sisa cedera tersebut terlihat jelas pada penampilannya di Singapore Open 2026 pekan lalu.

Di mana performa terbaik Pearly belum sepenuhnya kembali ke level puncak.

Rentetan situasi pelik dari berbagai nomor ini membuat tim bulu tangkis Malaysia harus memutar otak lebih keras.

Publik Negeri Jiran kini hanya bisa berdoa agar ada keajaiban dan gebrakan besar dari sektor ganda putra sebagai obat pelipur lara.

(Tribunnews.com/Niken)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas