Hasil Polytron Indonesia Open 2026: Pulih dari Cedera, Raymond/Joaquin On Fire Bantai Wakil Jepang
Raymond/Joaquin menang di 32 besar Polytron Indonesia Open 2026 kalahkan pasangan Jepang, Rabu (3/6/2026).
Penulis:
Isnaini Nurdianti
Editor:
Arif Tio Buqi Abdulah
Ringkasan Berita:
- Raymond Indra/Nikolaus Joaquin meraih kemenangan di babak 32 besar Polytron Indonesia Open 2026, Rabu (3/6/2026)
- Kemenangan tersebut menjadi momen kebangkitan Raymond/Joaquin setelah sebelumnya gagal tampil di Singapore Open 2026 akibat Raymond yang mengalami masalah pada lutut kirinya
- Selain itu, juga menjadi awal positif bagi debut Raymond/Joaquin di Polytron Indonesia Open
TRIBUNNEWS.COM - Hasil babak 32 besar Polytron Indonesia Open 2026 sektor ganda putra menyuguhkan kemenangan wakil tuan rumah, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, Rabu (3/6/2026).
Bertempat di Istora Senayan, Jakarta, Raymond/Joaquin berhasil mengalahkan pasangan Jepang, Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi, dengan skor 21-9 dan 21-13.
Raymond/Joaquin on fire setelah pulih dari cedera.
Ya, sebelumnya mereka batal tampil di Singapore Open 2026 gegara Raymond yang mengalami masalah pada lutut kirinya.
Ini pertama kalinya Raymond/Joaquin tampil di ajang Polytron Indonesia Open.
Harapannya, Raymond/Joaquin yang kini lolos 16 besar mampu melangkah jauh di turnamen BWF World Tour Super 1000 tersebut.
Baca juga: Fadia/Tiwi Terbukti Jadi Giant Killer di Polytron Indonesia Open 2026
Jalannya pertandingan
Raymond/Joaquin langsung mengambil inisiatif permainan di awal gim pertama. Mereka menampilan serangan agresif dengan tempo cepat.
Juara Australia Open 2025 itu membuka keunggulan 1-0.
Tidak butuh waktu lama, Kakeru/Hiroki mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Namun setelah itu, Raymond/Joaquin berhasil merespons dengan tekanan bertubi-tubi lewat drive cepat dan variasi serangan depan net. Mereka melaju dan unggul 8-5.
Kakeru/Hiroki sempat mencoba keluar dari tekanan dengan memperkecil selisih angka. Beruntung Raymond/Joaquin mampu menjaga ritme permainan.
Kombinasi serangan yang mereka perlihatkan membuat Raymond/Joaquin memimpin 11-6 di jeda gim pertama.
Setelahnya, poin beruntun didapat Raymond/Joaquin. Kakeru/Hiroki terus melakukan kesalahan lawan.
Raymond/Joaquin semakin dominan dan mampu mengontrol tempo permainan. Mereka memaksa Kakeru/Hiroki bermain bertahan dan kesulitan mengembangkan pola serangan.
Minim kesalahan, Raymond/Joaquin menutup gim pertama dengan kemenangan telak 21-9.