Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Juara Polytron Indonesia Open 2026 Puji Tinggi Raymond/Joaquin: Bakal Jadi Salah Satu MD Terbaik

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin memang gagal menjadi juara di Polytron Indonesia Open 2026, namun permainannya tetap dipuji pasangan juara Goh/Nur.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Juara Polytron Indonesia Open 2026 Puji Tinggi Raymond/Joaquin: Bakal Jadi Salah Satu MD Terbaik
Tribunnews.com/Abdul Majid
PASANGAN MUDA - Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin saat konferensi pers di tengah perhelatan Polytron Indonesia Open 2026. - Raymond/Joaquin kalah di final Indonesia Open setelah bertarung tiga gim. Meski begitu, pasangan muda Indonesia dinilai memiliki kualitas untuk menjadi salah satu ganda putra terbaik dunia dalam waktu dekat. Tribunnews/Abdul Majid 

Ringkasan Berita:
  • Ganda putra Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, memberikan pujian tinggi kepada Raymond Indra/Nikolaus Joaquin usai final Indonesia Open 2026.
  • Meski kalah dalam tiga gim, pasangan muda Indonesia dinilai memiliki kualitas untuk menjadi salah satu ganda putra terbaik dunia dalam waktu dekat.
  • Final Indonesia Open menjadi pelajaran berharga bagi Raymond/Joaquin tentang pentingnya menjaga fokus dan momentum saat sudah berada di posisi unggul.

TRIBUNNEWS.COM -  Pasangan Mens Double (MD) atau ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin gagal menjadi juara di Polytron Indonesia Open 2026, Minggu (7/6/2026).

Ganda Putra Indonesia ranking 12 dunia ini kalah dalam pertarungan tiga set dari pasangan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin dengan skor  13-21, 21-18, 21-10.

Namun, penampilan mereka di Istora Senayan justru meninggalkan kesan mendalam bagi pasangan juara, Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin.

Setelah memastikan gelar juara, Goh secara khusus memberikan pujian kepada pasangan muda Indonesia tersebut dan meyakini masa depan cerah tengah menanti mereka.

"Mereka pasti akan menjadi salah satu pasangan terbaik dalam waktu dekat," ujar Goh Sze Fei usai pertandingan, dikutip dari The Star Malaysia.

Pernyataan itu bukan sekadar basa-basi. Sebab, Goh/Izzuddin sudah dua kali merasakan langsung bagaimana sulitnya menghadapi Raymond/Joaquin di depan publik Istora Senayan.

Rekomendasi Untuk Anda

Pada Januari lalu, pasangan Malaysia tersebut juga bertemu Raymond/Joaquin di final Indonesia Masters 2026. 

Saat itu mereka menang, tetapi harus bekerja keras menghadapi perlawanan pasangan muda Indonesia.

Cerita yang hampir sama kembali terulang lima bulan kemudian di Polytron Indonesia Open 2026.

Baca juga:  Raymond/Joaquin Tumbang di Final, Tuan Rumah Puasa Gelar Lagi di Polytron Indonesia Open 2026

Sempat Tertekan di Hadapan Publik Istora

Bermain di depan ribuan pendukung tuan rumah, Raymond/Joaquin tampil berani sejak awal pertandingan.

Mereka bahkan membuat kejutan dengan merebut gim pertama secara meyakinkan 21-13. 

Tekanan terhadap pasangan Malaysia semakin besar ketika Raymond/Joaquin memimpin 14-8 pada gim kedua.

Di titik itulah pengalaman berbicara.

Goh/Izzuddin yang lebih banyak makan asam garam dan kini menempati peringkat delapan dunia, perlahan bangkit dan mengubah jalannya pertandingan. 

Mereka merebut gim kedua 21-19 sebelum mendominasi gim ketiga untuk menang 21-10.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas