Macau Open 2026 Pekan Ini: Peluang Besar Leo/Daniel dan Tiwi/Fadia Berburu Gelar Lagi
Macau Open 2026 bisa jadi panggung pembuktian diri skuad pelapis Indonesia dimulai besok Selasa (16/6/2026) hingga Minggu (21/6/2026).
Penulis:
Niken Thalia
Editor:
Arif Tio Buqi Abdulah
Ringkasan Berita:
- Indonesia menurunkan skuad pelapis di Macau Open 2026
- Turnamen level Super 300 ini menjadi momentum penting bagi Ginting dan Lee Zii Jia untuk memulihkan performa
- Sektor ganda khususnya Leo/Daniel dan Tiwi/Fadia, diunggulkan untuk kembali naik ke podium tertinggi
TRIBUNNEWS.COM - BWF World Tour 2026 kembali berputar pekan ini dengan adanya turnamen level Super 300 bertajuk Macau Open 2026.
Berlangsung di Macao East Asian Games Dome mulai Selasa (16/6/2026) hingga Minggu (21/6/2026), Indonesia memilih untuk mengistirahatkan para pilar utamanya.
Tidak ada nama besar seperti Fajar Alfian/Shohibul Fikri maupun Jonatan Christie dalam jajaran keberangkatan.
Absennya para pemain elite otomatis mengubah Macau Open 2026 menjadi panggung pembuktian bagi skuad pelapis Merah Putih.
Dari lima sektor yang dipertandingkan, Indonesia meluncurkan amunisi di empat sektor saja, yaitu tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, dan ganda putri.
Turnamen ini menjadi momentum emas bagi para pelapis untuk unjuk gigi, sekaligus berburu tuah juara demi mendongkrak performa mereka kembali ke papan atas.
Misi Berburu Gelar
Misi berburu gelar ini terasa sangat krusial bagi sejumlah penggawa. Tengok saja tunggal putra senior, Anthony Ginting.
Ginting masih berjuang keras menemukan kembali sentuhan magisnya setelah sempat menepi nyaris sepanjang musim 2025 akibat cedera.
Sejak comeback pada awal musim 2026, performanya jauh dari kata stabil.
Macau Open 2026 dinilai menjadi momentum paling pas bagi Ginting untuk mengembalikan kepercayaan diri, mengingat turnamen ini minim dihadiri oleh pemain penghuni peringkat 10 besar dunia.
Baca juga: Ginting Perpanjang Tren Negatif di Australia Open 2026, Akui Masih Bermasalah dengan Diri Sendiri
Menariknya, misi serupa tidak hanya dipikul oleh Ginting. Tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia, juga datang ke Macau dengan rapor yang mirip.
Setelah absen lama karena pemulihan cedera pada musim lalu, Lee kini tengah berjuang keras mendongkrak kembali peringkat dunianya.
Selain Ginting, Indonesia juga mengirimkan talenta muda seperti Moh. Zaki Ubaidillah, serta duet anyar Bagas Maulana/Putra Erwiansyah yang tengah berambisi memutus tren negatif.
Mencari Tuah Juara
Harapan besar untuk membawa pulang trofi kini justru berada di pundak sektor ganda, khususnya Leo Carnando/Daniel Marthin dan Amallia Pratiwi/Siti Fadia. Kedua pasangan ini datang dengan status mentereng sebagai pemain unggulan.
Leo/Daniel dan Tiwi/Fadia sebenarnya sudah pernah mencicipi podium tertinggi di kalender BWF World Tour 2026.