Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Ini Alasan Tim Verifikasi PSSI Dianggap Janggal dan tak Netral

Satu di antara anggota Tim verifikasi bakal calon ketua umum PSSI dianggap merupakan orang dekat Nurdin Halid. Ini yang membuat

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Alie Usman
Memuat video…
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Alie Usman

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejak peluit awal perebutan kursi Ketua Umum PSSI digulirkan, keberadaan tim verifikasi yang menjadi gerbang penguji masuknya nama-nama bakal calon yang akan bersaing menjadi kandidat Ketua Umum PSSI menjadi sorotan karena dinilai terdapat sejumlah kejanggalan.

Menurut mantan pengurus PSSI di zaman Agum Gumelar, Tondo Widodo, kejanggalan tersebut tidak hanya lantaran dibentuk dengan waktu cepat, mereka juga didominasi wajah-wajah lama yang notabene para personel dalam PSSI itu sendiri. Tak hanya itu, Tondo juga mengindikasikan, tim verifikasi akan sulit bertindak netral karena dekat dengan satu di antara bakal calon Ketua Umum.

"Ada kejanggalan soal tim verifikasi pencalonan Ketua Umum PSSI. Tim verifikasi calon itu tidak benar. Harusnya mereka juga dari orang luar PSSI. Yang terjadi sekarang, nama limbong dicoret dan diganti Togar. Yang kami sesalkan, kenapa harus Togar. Dia itu orang dekatnya Nurdin," ujar Tondo pada wartawan, Rabu (9/2/2011).

Menurutnya, yang membuat kejanggalan lain adalah sikap mereka yang kerap menutup diri dari media soal poin-poin kriteria calon yang menjadi acuan mereka dalam melakukan verifikasi.

Padahal, jika memang merujuk kepada Statuta FIFA, mereka seharusnya tidak harus kesulitan saat ini dalam menentukan standar dan kriteria untuk penilaian.

"Pemilihan Ketua Umum PSSI bukan barang baru. Dulu pencalonan lebih simple tidak ruwet kaya sekarang. Terutama soal syarat-syaratnya. Kenapa masih-masih dicari. Lihat saja statutanya," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PERSIB
34
24
7
3
59
22
37
79
2
Borneo FC
34
25
4
5
74
31
43
79
3
Persija
34
22
5
7
65
29
36
71
4
Persebaya
34
16
10
8
61
35
26
58
5
Bhayangkara FC
34
16
5
13
53
45
8
53
Berita Populer
Atas