Superskor
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Liga Super Indonesia

Arema Punya Pilihan Alternatif Formasi

"Kami harus memaksimalkan waktu selama TC, ini karena hanya lima hari saja," kata Joko.

Arema Punya Pilihan Alternatif Formasi
Surya/Hayu Yudha Prabowo
Striker Arema Cronus, Samsul Arif (11) mulai bergabung latihan bersama Arema Cronus di Lapangan Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jumat (2/1/2015). SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO 

TRIBUNNEWS.COM,MALANG - Arema Cronus memiliki banyak alternatif formasi untuk dimainkan musim ini.

Beberapa alternatif formasi di antaranya, 3-5-2, 4-4-2 dan 4-3-3. Itu mulai diterapkan saat Training Center (TC) di Kota Wisata Batu.

Kedatangan centre back Fabiano Beltrame, membuat lini belakang Arema makin bervariasi.

Saat di TC, Arema menggunakan pola 4-3-3 saat latihan. Dua centre back Fabiano dan Victor diduetkan. Dua bek sayap, ada Hasyim Kipuw dan Alfarizie. Sedangkan tiga gelandang terdapat Sukadana, Hendro Siswanto, dan Sengbah Kennedy. Sementara tiga striker, Samsul Arif, Cristian Gonzales, dan Yao Rudy.

“Kami harus punya banyak alternatif formasi untuk menyesuaikan lawan di kompetisi nanti,” kata Joko Susilo, asisten pelatih Arema.

Jika dengan tiga centre back, 3-5-2, tiga centre back yang dipercaya kemungkinan besar diisi Purwaka Yudhi, Fabiano dan Victor.

Musim lalu, Arema sering memainkan formasi-formasi berbeda tergantung lawan yang dihadapi. Jika bermain di kandang, Arema lebih banyak menggunakan 4-3-3, untuk memaksimalkan serangan.

Sedangkan di luar kandang, Arema memainkan formasi, 4-4-2 dan 3-5-2 tergantung lawan yang dihadapi.

Itulah mengapa musim ini Arema mencari pemain yang mau bekerja keras baik dalam bertahan maupun menyerang. Meskipun pemain tersebut posisinya lebuh banyak menyerang, namun juga harus memiliki kemampuan bertahan.

Itulah yang membuat Arema memilih untuk mencoret Gustavo Lopes, yang kemampuan bertahannya dinilai kurang.

Tim berjuluk Singo Edan tersebut tidak menjadikan satu formasi adalah hal yang pakem harus digunakan. Selama TC alternatif-alternatif formasi tersebut coba diterapkan. Selama TC fokus pada materi conditioning pemain dan team building.

"Kami harus memaksimalkan waktu selama TC, ini karena hanya lima hari saja," kata Joko.

Saat TC Arema juga mengagendakan uji coba melawan tim lokal. Uji coba ini untuk melihat hasil selama TC. (Ook)

Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas