Eduard Tjong Bersiap Cari Klub atau Bisnis Lain
Jika LSI tidak bisa lagi digelar, maka masa menganggur bagi Eduard akan makin panjang. Ini membuat Edu memutar otak agar bisa tetap berlatih.
Editor:
Dewi Pratiwi
Edu menambahkan, dirinya memang harus berusaha mendapatkan jalan penghasilan lain.
"Jika mengandalkan kompetisi di saat kondisi seperti ini, tentunya akan sangat sulit bagi saya bisa memberikan nafkah untuk keluarga. Melatih di akademi tidak bisa menjanjikan. Justru dengan berbisnis, sepertinya lebih menjanjikan, karena bisa diharapkan untuk jangka panjang," tambah Edu.
Bisnis, papar Edu, memang harus dipikirkan bagi dirinya dan pelaku sepak bola lain di Tanah Air.
"Saya juga menyarankan kepada pemain untuk mulai berpikir berbisnis, karena masa-masa di sepak bola tidak lama. Penghasilan dari sepak bola sebaiknya diinvestasikan di bisnis. Agar saat tidak lagi bisa bermain, kita bisa tetap berpenghasilan agar keluarga bisa hidup mapan. Jangan terbuai dengan masa-masa jaya di sepak bola. Kita harus memikirkan masa depan pasca tidak aktif di sepakbola," papar Edu.