Ryan Babel Bantah Tuduhan El Hadji Diouf dan Dukung Steven Gerrard
Saat diwawancarai stasiun radio Senegal, Diouf menegaskan bahwa Gerrard "tidak pernah suka" orang berkulit hitam.
Editor: Dewi Pratiwi
TRIBUNNEWS.COM - Mantan pemain sayap Liverpool Ryan Babel membantah tudingan dari El-Hadji Diouf bahwa Steven Gerrard 'tidak suka orang berkulit hitam'.
Diouf mengalami musim tak menyenangkan di Liverpool setelah pemain asal Senegal tersebut merapat ke Anfield pada musim panas 2002.
Saat diwawancarai stasiun radio Senegal, Diouf menegaskan bahwa Gerrard "tidak pernah suka" orang berkulit hitam.
Diouf juga menyebutkan bahwa striker berkulit hitam asal Italia Mario Balotelli adalah salah satu korban dari ketidakpedulian Gerrard terhadap rekan setimnya.
Selain itu, Diouf menyebut Gerrard, yang menjuarai Liga Champiopns dan tiga Piala Liga bersama Liverpool, iri padanya.
Itu tanggapan Diouf atas pernyataan Gerrard. Di dalam buku yang baru dia rilis, Gerrard mengatakan bahwa tidak peduli sepak bola dan bermain untuk Liverpool adalah gangguan untuk kehidupan sosialnya.
Selain itu, Gerrard juga menuliskan bahwa Diouf adalah bagian dari transfer terburuk di Liverpool selama kariernya.
Tetapi, pemain asal Belanda Babel, yang juga berkulit hitam, tidak pernah merasakan apa yang dirasakan oleh Diouf dari mantan kapten The Reds Gerrard, yang kini bermain untuk Los Angeles Galaxy di Amerika Serikat.
Dalam kicauannya di Twitter, Babel menegaskan, "Saya tidak pernah merasakan perasaan seperti itu dari Steve G jadi saya rasa dia (Diouf) salah."
Berita Ini Juga Dimuat di HARIAN SUPER BALL, KAMIS (17/9/2015)