Superball
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Widodo Minta Pemain Bermain Penuh Semangat di Hari Pahlawan

Widodo berharap semangat juang itulah yang dicontoh dan digunakan melawan Arema. Pasalnya sebagai tuan rumah, Arema jelas lebih diunggulkan

Widodo Minta Pemain Bermain Penuh Semangat di Hari Pahlawan
m.clear.co.id
Widodo C Putro 

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Menjalani laga perdana di turnamen Piala Jenderal Sudirman melawan Arema di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa (10/11/2015), Gresik United akan berusaha main dengan lepas dan penuh semangat.

Pelatih Gresik United, Widodo C Putra meminta anak asuhnya tampil dengan mencontoh semangat para pejuang kemerdekaan.

"Bertanding pas di Hari Pahlawan, saya berharap seluruh pemain bisa mencontoh semangat para pejuang kita yang berhasil mengusir penjajah dengan bambu runcing sampai akhirnya negara kita bisa merdeka. Secara teknis tidak mungkin bambu runcing bisa mengalahkan penjajah yang menggunakan senjata modern. Tetapi ternyata dengan semangat tinggi itulah yang membuat kita berhasil mengusir penjajah," kata Widodo kepada Harian Super Ball.

Widodo berharap semangat juang itulah yang dicontoh dan digunakan melawan Arema. Pasalnya sebagai tuan rumah, Arema jelas lebih diunggulkan. Apalagi secara tim, anak asuh Joko Susilo itu lebih berkualitas dibanding skuad Gresik.

"Hanya dengan semangat juang yang tinggi sajalah, kami bisa mengimbangi permainan Arema. Saya berharap bisa dapat hasil maksimal dengan memperoleh poin," ucap Widodo.

Widodo berujar, dirinya memang berusaha realistis dalam menetapkan target melawan Arema. Pasalnya tim berjuluk Laskar Joko Samudro itu hanya menggunakan pemain lokal.

Ada 50 persen pemain lama yang tampil di Piala Presiden 2015 yang digunakan jasanya di Piala Jenderal Sudirman. Bahkan Gresik tidak menggunakan jasa pemain asing.

"Dengan skuad seperti ini, saya realistis saja dalam memasang target. Bisa dapat satu poin sudah bagus. Tetapi jika ternyata bisa dapat tiga poin itu bisa lebih baik lagi. Intinya saya meminta kepada pemain untuk main sebaik mungkin saja. Soal hasil kita serahkan saja ke Tuhan," ujar Widodo.

Dengan membawa 22 pemain, Widodo akan mengimbangi permainan tuan rumah Arema dengan skema normal antara menyerang bertahan. Tidak ada instruksi dari Widodo untuk menggunakan skema bertahan.

"Kami main normal saja. Tidak ada instruksi untuk bertahan total. Justru itu tidak bagus dan bisa menjadi bumerang. Yang terpenting adalah pemain bisa memposisikan diri di saat menyerang dan bertahan serta memanfaatkan seluruh peluang untuk mencetak gol," jelas Widodo.

Widodo menambahkan, dirinya sebenarnya sudah mengetahui kekuatan Arema. Karena materi pemain Singo Edan itu tidak terlalu banyak berubah seperti saat Piala Presiden 2015.

Ini membuat Widodo mengetahui kelemahan dan kelebihan dari Arema yang bisa dimanfaatkan untuk memperoleh hasil terbaik. Sayangnya Widodo enggan membeberkannya.

"Gambaran dari performa Arema sudah diketahui. Saya akan menggunakannya untuk mencari hasil terbaik. Intinya kami akan berusaha main maksimal saja. Pemain harus bisa main lepas dan tanpa beban serta bisa mengimbangi dengan mencoba menguasai jalannya pertandingan," tutur Widodo.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Dewi Pratiwi
Sumber: Super Skor
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas