Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●

Leicester City, Roman Si Rubah Bergaun Cinderella

BAHKAN sampai detik ini pun masih banyak yang tidak percaya klasemen Liga Inggris yang begitu gemerlap dipimpin oleh Leicester City.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Leicester City, Roman Si Rubah Bergaun Cinderella
www.sportsbooksbobet.com
Leicester City 

Seperti Leicester, kisah Vardy adalah kisah Cinderella juga. Publik Inggris menyebutnya Cinderella Man, persis sebutan untuk James J. Braddock, petinju "kurang terkenal" yang menjadi juara dunia di tahun 1935. Dipilih untuk pertandingan "tidak berimbang", menjadi sansak hidup bagi juara dunia Max Baer, Braddock malah menang.

Tahun ini, Vardy berusia 29 dan nyaris separuh dari karier sepakbolanya dihabiskan untuk bertualang dari satu klub kecil ke klub kecil lain, sebelum berlabuh di Leicester pada tahun 2012. Tiga tahun di Leicester, Vardy lebih banyak jadi penghangat bangku cadangan.

Tapi tahun ini, Vardy tiba-tiba berubah sakti. Kaki-kakinya bergerak lincah layaknya pemain belasan tahun. Bola-bolanya melesat menghujam gawang, kepalanya tajam. Dari pemain yang sama sekali tidak dianggap, Vardy dipanggil ke tim nasional Inggris dan berpeluang besar tampil di Euro 2016 di Perancis. Pencapaian yang barangkali tidak pernah dibayangkan oleh Vardy sendiri.

Tapi bisakah Leicester tetap menggigit tanpa Vardy? Seharusnya bisa. Vardy memang elemen terpenting dari skema racikan Ranieri, namun di saat sekarang, seharusnya, yang lebih mengemuka adalah semangat, bukan ketergantungan.

Kecemerlangan Leicester City juga berangkat dari andil pemain-pemain lain. Ada Kasper Schmeichel di bawah mistar. Ada dua benteng tangguh, Wes Morgan dan Robert Huth. Juga gelandang-gelandang yang tiada kalah "sakti": Danny Drinkwater, N'Golo Kante, Marc Albrighton, dan --tentu saja-- Riyad Mahrez. Di depan, jangan dilupa, ada Shinji Okazaki yang mampu mempertahankan performa bagus sejak dibeli dari klub Jerman, Mainz 05.

Jadi seperti dikemukakan Ranieri, now or never. Jika tidak sekarang kapan lagi. Sebab entah karena faktor teknis atau faktor bisnis, belum tentu musim depan Leicester akan bisa kembali seajaib ini.

Rekomendasi Untuk Anda

twitter: @aguskhaidir

Sumber: SuperBall.id
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Arsenal
38
26
7
5
71
27
44
85
2
Man. City
38
23
9
6
77
35
42
78
3
Manchester United
38
20
11
7
69
50
19
71
4
Aston Villa
38
19
8
11
56
49
7
65
5
Liverpool
38
17
9
12
63
53
10
60
Berita Populer
Atas