Leicester City vs Liverpool: Sang Dalang
”Saya mengalami pengalaman yang sama. Saya pikir musim lalu, saat saya dipecat sebagai seorang juara, itu hal yang negatif,”
Editor:
Husein Sanusi
Kemenangan tentu saja menjadi harga mati jika Leicester ingin keluar secepatnya dari zona terkutuk. Persoalannya, bukan hal mudah bagi Leicester mengalahkan Liverpool seperti yang mereka lakukan musim lalu.
Di tempat yang sama pada Februari 2016, Leicester menang 2-0 berkat sepasang gol Jamie Vardy.
”Saya memiliki tugas memulihkan mentalitas pemain. Banyak di antara mereka memiliki semangat yang rendah. Ini sangat berbahaya karena kami ingin selamat dari degradasi. Tim harus segera bangkit untuk menetapkan tujuan pada akhir musim,” kata Shakespeare.
Liverpool sendiri yang akan menjadi tamu mereka kini berada di peringkat ke-5 klasemen dengan 49 poin. Jika Leicester mengincar tiga angka untuk lepas dari zona degradasi, maka The Reds mengincar poin penuh untuk menggeser Tottenham dan Arsenal dari zona Liga Champions.
Di atas kertas Liverpool jelas lebih diunggulkan. Apalagi di pertemuan terakhir mereka berhasil mencukur Jamie Vardy dkk 4-1 di Stadion Anfield, 10 September tahun lalu.
Namun demikian, Phillippe Coutinho tetap mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak meremehkan tim berjuluk ”si Rubah” itu. Menurutnya, meski baru saja memecat pelatih, Leicester tidak akan mudah ditaklukkan.
Coutinho mengingatkan bagaimana Liverpool tergelincir ketika dikalahkan Hull City awal Februari. Padahal di atas kertas, saat itu The Reds jauh lebih diunggulkan.
”Kami harus menguasai pertandingan dengan fokus 100 persen dan mencoba melakukan hal yang sama seperti yang kami lakukan di pertandingan melawan Tottenham,” tutur Coutinho.
Hal yang sama dikatakan oleh Georginio Wijnaldum. Meski tim tuan rumah tengah di rundung masalah besar, Wijnaldum menegaskan bahwa timnya tak pantas menganggap remeh The Foxes.
Menurutnya, Jamie Vardy dan kawan-kawan bisa saja memberikan kejutan dan tampil dengan tanpa rasa beban, demi menjauh dari zona degradasi tentunya.
”Tentu saja mereka (Leicester) menjalani musim buruk saat ini, mereka tidak tampil bagus seperti musim lalu. Namun saya pikir mereka masih tim bagus dan masih sulit dikalahkan. Anda bisa lihat ketika mereka mampu mengalahkan Manchester City, mereka bermain sangat bagus dan juga membuktikan bisa menang melawan tim besar,” kata Wijnaldum pada Sky Sports.
”Sekarang ini mereka berada di papan bawah klasemen, tapi semua tahu bahwa mereka bisa tampil lebih baik dari performa saat ini. Satu hal pasti, mereka tim yang sangat bagus dan sulit dikalahkan, itu harus kami pikirkan. Kami tidak bisa memenangi laga ini dengan hanya 90 persen performa, kami harus tampil 100 persen,” tandasnya.