Teco: Faysal Punya Teknik Tinggi Tapi Kami Tidak Butuh Winger
Pelatih Persija Jakarta Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues atau yang kerap disapa Teco mengungkapkan alasan Persija mencoret Faysal Shayesteh.
Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelatih Persija Jakarta, Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues atau yang kerap disapa Teco mengungkapkan alasan Persija mencoret Faysal Shayesteh.
Teco menilai pemain Timnas Afganistan itu mempunyai skill yang bagus. Namun, ketidakcocokan posisi Faysal menjadi alasan utama Persija mencoretnya.
“Faysal pemain bagus tapi kita butuh posisi yang beda dari dia. Dia bagus di wing kiri, dia main dua kali uji coba. Sekali main winger dan satu lagi main di gelandang serang. Dia juga sudah ikut latihan beberapa kali,” ujar Teco.
Selama mengikuti seleksi di Persija, Faysal sudah dua kali mengikuti laga uji coba. Pertama saat menang delapan gol tanpa balas saat menghadapi tim internal Persija, MC Utama.
Pada pertandingan itu, Faysal dimaikan selama 60 menit oleh Teco sebagai posisi aslinya, sayap kiri.
Sabtu (30/12/2017) lalu, Persija kembali melakoni laga uji coba. Saat itu Persija berhasil menang 3-1 atas Persika Karawang.
Namun, pada pertandingan itu, Teco menempatkan Faysal sebagai posisi berbeda, gelandang serang.
Mungkin saja, permainan Faysal sebagai gelandang serang pada saat menghadapi Persika Karawang - yang sejatinya sangat dibutuhkan Teco untuk meracik strateginya, tidak begitu memuaskan hingga akhirnya Persija mencoretnya.
“Ini pemain punya kualitas dan teknik tinggi. Kaki kirinya juga bagus, tapi sekali lagi saya tidak butuh winger. Saya butuh striker seperti musim kemarin, saya punya Bruno dan Rohid. Mereka bukan winger tapi striker,” jelas Teco.
“Saya sudah cocok dengan sistem ini, dan sekarang saya hanya butuh striker,” tambahnya.