Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Liga 1

Pengeroyok Haringga Sirila Paling Tua Berusia 20 Tahun

‎Korban tewas yang diduga dikeroyok sekelompok orang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sebelum laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta

Pengeroyok Haringga Sirila Paling Tua Berusia 20 Tahun
TribunJabar.com/ mega nugraha
Lima orang berkostum suporter Persib Bandung digelandang ke Mapolrestabes Bandung, Minggu (23/9/2018) malam. Kelimanya terlibat dalam pengeroyokan hingga menewaskan seorang warga Cengkareng yang diduga suporter Persija. 

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - ‎Korban tewas yang diduga dikeroyok sekelompok orang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sebelum laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta pada Minggu (23/9) terverifikasi bernama Haringga Sirila (23), warga Bangunusa Kelurahan Cengkareng Timur Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

"Dari identitas yang kami peroleh, korban tercatat sebagai warga Jakarta Barat," ujar Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP M Yoris Maulana di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa.

Haringga tewas dikeroyok karena diduga dia suporter Persija Jakarta, The Jak Mania.

Pengeroyokan sadis pun tak terelakkan, hal itu terlihat dari rekaman video yang beredar di kalangan pewarta di Kota Bandung.

"Tapi saya belum bisa memberikan keterangan apakah korban pendukung Persija atau bukan. Bisa saja korban sedang belajar di Bandung dan nonton bola di sini. Nanti setelah pemeriksaan selesai baru ketahuan," ujar Yoris.

‎Lima orang pria berkostum ciri khas suporter Persib Bandung digelandang ke Mapolrestabes Bandung, Minggu (23/9) malam.

Pantauan Tribun, satu diantara mereka tangannya diikat.

"Mereka yang terlibat aksi pengeroyokan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) tadi," ujar Wakasatreskrim Kompol Supadma di Gedung Reskrim Polrestabes Bandung.

Pantauan Tribun, mereka didata oleh anggota polisi satu persatu.

Identitas mereka di antaranya bernama Aditya (19), Satria (18)‎, Satria (17), Goni Abdurahman (20) satu orang lagi belum teridentifikasi namanya.

Selain mereka, tampak lima orang lain ditempatkan terpisah.

"Mereka saksi," ujar seorang anggota

Editor: Toni Bramantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas