Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kongres Luar Biasa PSSI

Erick Thohir Ingin Bantu Sepakbola Indonesia Jika PSSI Sudah Kondusif

Bukan jadi ketum PSSI melainkan lewat operator Liga - yang menjalankan kompetisi sepakbola Indonesia.

Erick Thohir Ingin Bantu Sepakbola Indonesia Jika PSSI Sudah Kondusif
Tribunnews.com/ Rina Ayu
Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, Erick Thohir, yang ditemui di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (11/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir masih menyimpan keinginannya untuk membantu membenahi sepakbola Indonesia.

Bukan jadi ketum PSSI melainkan lewat operator Liga - yang menjalankan kompetisi sepakbola Indonesia.

Akan tetapi, ia hanya ingin membantu apabila federasi sepakbola Indonesia, PSSI sudah kembali kondusif.

“Waktu itu saya bilang kalau kita diharapkan kontribusi untuk sepakbola salah satunya bisa saja untuk perbaikan liga. Tapi kan tidak bisa liga diperbaiki tanpa kepemimpinan PSSI yang hari ini sedang gonjang-ganjing, tidak mungkin kan,” kata Erick Thohir.

“Makanya dari awal ketika ditanya gimana masalah KLB saya bilang no coment, silakahkan saja KLB dulu. Kalau memang kita dianggap profesional, track recordnya dianggap profesional, ya boleh kita bicarakan tapi bukan pada saat-saat seperti ini baru kita masuk,” jelasnya.

Lebih lanjut, pengusaha yang kini menjabat sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin itu juga menjelaskan bahwa memperbaiki liga sepakbola Indonesia tidak lah mudah.

“Yang namanya mengelola liga itu paling tidak perlu waktu tiga tahun untuk perbaikan. Tidak mungkin cuma satu tahun, butuh tiga tahun terus habis tiga tahun mulai stabil baru tahun ke 7,8,9,10 baru terlihat letupannya,ledakannya,” kata Erick.

Seperti diketahui, kini persepakbolaan Indonesia tengah diguncang dengan kasus pengaturan skor yang sudah menetapkan 15 tersangka.

Dan terakhir, nama Plt Ketum PSSI Joko Driyono juga ditetapkan sebagai tersangka.

Setelah penetapan itu, PSSI pun memutuskan untuk menggelar Kongres Luar Biasa untuk memilih calon Ketua Umum PSSI yang baru.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas