Pamit dari Persela Lamongan, Hambali Tolib Makin Dekat ke Persebaya Surabaya, Duet dengan Irfan Jaya
Pamit dari Persela Lamongan, Muhamad Hambali Tolib dirumorkan gabung Persebaya Surabaya, calon tandem Irfan Jaya.
Penulis: Gigih
Editor: Sri Juliati
Lalu, bagaimana dengan para pemain cepat di sektor sayap seperti Irfan Jaya dan Oktafianus Fernando?
Belum lagi Osvaldo Haay yang juga memiliki kemampuan menyerang sama baiknya.
Formasi 4-3-3 ala Persebaya Surabaya musim lalu, memang sangat efektif untuk menyerang, ditambah dua pemain di lini tengah dan dua fullback yang diberikan lisensi untuk menyerang, maka akan sangat menakutkan di lini depan.
Tetapi, kekurangan Persebaya Surabaya adalah transisi mereka dari menyerang ke bertahan, itulah yang menjadi masalah Bajol Ijo dalam dua musim bertahan di Liga 1.
Aji Santoso harus memahami hal tersebut.
Salah satu bukti bagaimana lini belakang Persebaya sangat rapuh dalam serangan balik, adalah catatan Miswar Saputra dalam melakukan penyelamatan dalam dua musim terakhir.
Miswar selalu masuk dalam 5 besar penjaga gawang yang melakukan penyelamatan terbanyak, dan nyaris penyelamatan yang dilakukan adalah buah dari serangan balik lawan.
Persebaya Surabaya bukan harus mengubah gaya bermain, tetapi, kedisiplinan taktikal dari pemain belakang sangat penting.
Musim lalu, duet bek tengah Persebaya Surabaya sangat luar biasa dengan adanya Hansamu Yama dan Otavio Dutra, keduanya bahkan dipanggil Timnas Indonesia.
Bagaimana bisa sebuah klub dengan dua pemain belakang papan atas, harus membuat penjaga gawangnya bekerja sangat keras dan harus melakukan penyelamatan lebih dari 90 kali satu musim?
Kini Persebaya Surabaya melepas Otavio Dutra ke Persija Jakarta, Miswar Saputra ke PSM Makassar, Ruben Sanadi pun dikabarkan akan dilepas, tiga pemain yang menjadi pilar di lini belakang plus Novan Sasongko.
Persebaya Surabaya kemudian mendatangkan Arif Satria dari Persela Lamongan, Ricky Kambuaya dari PSS Sleman dan Bayu Nugroho dari PSIS Semarang.
Ditambah Patrich Wanggai, ini berarti Persebaya hanya merekrut satu pemain untuk lini belakang mereka.
Bahkan Persebaya belum mengumumkan satu pemain di pos penjaga gawang, dan hanya menyisakan Ernando Ari, kiper muda yang belum genap 20 tahun.