Superball
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Liga 1

Hindari Keramaian, Kiper Bhayangkara FC Ini Pilih Latihan di Hutan

Bahkan, untuk menjaga itu semua, Wahyu Tri pun melakukan latihan di kawasan hutan yang jauh dari keramaian.

Hindari Keramaian, Kiper Bhayangkara FC Ini Pilih Latihan di Hutan
Halaman Resmi Bhayangkara FC
Wahyu Tri Nugroho pada sesi latihan tim Bhayangkara FC 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Penjaga gawang Bhayangkara FC, Wahyu Tri Nugroho mengaku tetap menjaga kondisi tubuh di tengah mandeknya Liga 1 2020 akibat pandemi Covid-19.

Pemain yang akrab disapa Rambo itu pun kini berada di kediamannya yang berada di Yogyakarta setelah Bhayangkara FC memulangkan seluruh pemainnya pada 27 Maret silam.

“Ini saya tinggal di Jogja di rumah saya, kalau orang tua saya kan di Sukoharjo. Mereka bilang jangan ke Sukoaharjo dulu, mungkin takut ya jadi saya disuruh di Jogja saja,” kata Wahyu Tri saat dihubungi Tribunnews, Kamis (9/4/2020).

“Kesibukkan saya cuma latihan, masih ada program latihan juga dari pelatih. Tapi bedanya latihan saya di sini lebih ke jaga kondisi,” sambungnya.

Soal materi latihan yang dilakukan sendiri, pemain berusia 33 tahun itu mengatakan tetap mengikuti arahan dari pemerintah di tengah situasi pandemi covid-19, physical distancing.

Bahkan, untuk menjaga itu semua, Wahyu Tri pun melakukan latihan di kawasan hutan yang jauh dari keramaian.

“Materi latihan saya paling lari-lari di hutan nih dekat rumah saya, kan di sana sepi. Pokoknya saya latihan juga masih ikutin arahan yang tidak boleh banyak orang. Di sana lari  saja terus ada rintangan pakai cone,”

“Kalau latihan tekniknya karena saya latian sendiri jadi paling sama pohon atau sama tembok saja,” ujarnya.

Seperti diketahui, terkait pandemi Covid-19 dan status darurat dari pemerintah, PSSI memutuskan untuk meniadakan Liga 1 dan Liga 2 2020 hingga 29 Mei mendatang.

Jika sebelum 29 Mei pemerintah mencabut status darurat, maka PSSI akan memulainya pada 1 Juli.

Sebaliknya, apabila status masih belum dicabut atau malah diperpanjang, bisa dipastikan PSSI tak akan kembali memutar Liga 1 2020.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas