Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●

Kisah Sendu Pelatih Kelahiran Singapura yang Terkunci Aturan Lockdown di India

Akbar Nawas dan Satyasagara bukan hanya harus hidup tanpa spageti goreng kesukaannya dengan ayam di bulan ramadan kali ini.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Dwi Setiawan
Editor: Gigih
zoom-in Kisah Sendu Pelatih Kelahiran Singapura yang Terkunci Aturan Lockdown di India
instagram/chennaicityfootballclub
Akbar Nawaz, Pelatih Kelahiran Singapura yang Tengah Melatih Klub asal India 

TRIBUNNEWS.COM - Akbar Nawas dan Satyasagara bukan hanya harus hidup tanpa spageti goreng kesukaannya dengan ayam di bulan ramadan kali ini.

Keduanya dipastikan juga tidak dapat berbuka puasa bersama keluarganya untuk pertama kalinya pada tahun ini.

Hal ini dikarenakan Akbar Nawas dan Satyasagara tengah terkunci aturan lockdown di India, tempat mereka bermukim.

Akbar Nawas sendiri merupakan pelatih kelahiran Singapura yang kini mengarsiteki klub asal India, Chennai City.

Baca: Kesibukan Saddil Ramdani Setelah Liga 1 Berhenti, Jaga Kebugaran hingga Bantu Sang Ibu

Baca: Rahasia Saddil Ramdani Jaga Kebugaran di Masa Pandemi: Perbanyak Makan Nasi Merah

Sementara, Satyasagara merupakan seorang kelahiran Singapura juga yang menduduki assisten pelatih klub tersebut.

India sendiri telah menerapkan aturan lockdown sejak 22 Maret lalu.

Penerapan aturan lockdown tersebut sebagai usaha untuk meminimalisir penyebaran virus corona.

Rekomendasi Untuk Anda

Dilansir Straits Times, Akbar Nawas mengaku dirinya sekarang menjadi seorang vegetarian karena kehabisan bahan makanan berupa daging hingga ayam di tengah pemberlakuan lockdown oleh pemerintah setempat.

"Toko bahan makanan di lingkungan saya sudah kehabisan daging, tidak ada ayam, tidak ada makanan laut, saya telah menjadi vegetarian selama bulan ini," ungkap Akbar Nawas.

"Cokelat juga sudah sulit ditemukan dan kacang pun sudah terjual habis," lanjutnya.

Habisnya stok makanan daging yang ia miliki itu sebenarnya bukan karena dia tidak berbelanja.

Baca: Gaya Bermain Evan Dimas Jadi Idola Pemain Muda Persija Jakarta

Baca: Marc Klok: Bermain di Persija Membuat Karier Saya Meningkat

Karena memang aturan disana saat ini membatasi penduduk hanya boleh pergi dua kali keluar rumah dalam waktu seminggu.

Oleh karena itu, Akbar Nawas lebih memilih untuk menghabiskan waktu dengan menganalisis pertandingan sepak bola dan berekspresimen tentang taktik gila sepak bola.

Hal ini mengingat Akbar Nawas harus berdiam diri di rumah, serta terpisah dengan para staff dan anak asuhannya.

Para pemain asuhannya harus menjalani latihan secara mandiri di rumah masing-masing.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Arsenal
37
25
7
5
69
26
43
82
2
Man. City
37
23
9
5
76
33
43
78
3
Manchester United
37
19
11
7
66
50
16
68
4
Aston Villa
37
18
8
11
54
48
6
62
5
Liverpool
37
17
8
12
62
52
10
59
Berita Populer
Atas