Romelu Lukaku Akan Balas Dendam Jika Inter Milan Jumpa Man United di Final
Nasib Lukaku berubah 180 derajat ketika Jose Mourinho dipecat dan digantikan oleh Ole Gunnar Solskjaer pada Desember 2018.
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
TRIBUNNEWS.COM - Striker Inter Milan, Romelu Lukaku, ingin balas dendam terhadap mantan timnya, Manchester United, apabila bertemu di final Liga Europa 2019-2020.
Romelu Lukaku didatangkan Manchester United dari Everton dengan biaya 85 juta euro (sekitar Rp 1,32 triliun) pada Juli 2017.
Pembelian Romelu Lukaku terjadi sewaktu Jose Mourinho masih menjabat sebagai pelatih Manchester United.
Pada awal kedatangan, tepatnya musim 2017-2018, Romelu Lukaku sanggup mengemas 27 gol dari 51 pertandingan di berbagai ajang bersama Manchester United.
Baca: Abaikan Rekor Pribadi, Lukaku Bersikap Tak Egois hingga Sebut Barella Man of The Match
Nasib Lukaku berubah 180 derajat ketika Jose Mourinho dipecat dan digantikan oleh Ole Gunnar Solskjaer pada Desember 2018.
Kedatangan Ole Gunnar Solskjaer membawa perubahan pada permainan Lukaku.
Solskjaer cenderung memilih Anthony Martial atau Marcus Rashford sebagai penyerang tengah dalam susunan pemain inti selama musim 2018-2019.
Baca: Bikin Gol dan Bawa Man United Lolos ke Semifinal, Bruno Fernandes Malah Diejek Solskjaer
Lukaku pun terpinggirkan hingga ia mengakhiri masa suramnya di Manchester United dengan bergabung ke klub raksasa Liga Italia, Inter Milan, pada musim panas 2019.
Sejak gabung Inter Milan, Lukaku belum pernah bertemu lagi dengan Manchester United.
Namun, pertemuan Lukaku dengan mantan klubnya itu bisa terjadi pada final Liga Europa 2019-2020.
Syarat agar pertemuan tersebut terjadi adalah Inter Milan harus mengalahkan Shakhtar Donetsk terlebih dahulu di semifinal dan Manchester United menyingkirkan Sevilla pada fase yang sama.
Apabila pertemuan tersebut benar-benar terjadi, Lukaku disebut akan balas dendam untuk menunjukkan kepada Manchester United bahwa mereka salah telah melepasnya.
Pernyataan tersebut datang dari mulut mantan striker Manchester United, Dimitar Berbatov.
Baca: Catatan Unik Pasca Inter Milan Kalahkan Bayer Leverkusen: Torehan Emas Lukaku & Kai Havertz
"Lukaku menarik perhatian saya. Dia mencetak 23 gol untuk Inter pada musim ini yang merupakan pencapaian luar biasa," ujar Berbatov seperti dikutip BolaSport.com dari Manchester Evening News.
"Saya selalu berkata bahwa saya menyukainya sebagai pemain. Jika dia mendapat peluang, dia akan mencetak gol."
"Dia sangat cepat, sangat kuat, dan golnya ke gawang Bayer Leverkusen spektakuler."
"Dia ancaman utama bagi siapa pun yang melawan Inter Milan."
Baca: Akui Manchester United Sebagai Klub Terbesar Dunia, Pelatih Sevilla Siap Hadapi Setan Merah
"Inter juga memiliki Alexis Sanchez dan Ashley Young yang akan sangat mengenal Manchester United."
"Jika mereka melawan Manchester United di final, para pemain ini ingin balas dendam untuk menunjukkan kepada Setan Merah bahwa salah telah melepas mereka," kata Berbatov menambahkan.