Hasil Kerja Shin Tae-yong dengan Timnas Indonesia U-19 Mulai Tampak
"Analisis saya, hasil latihan fisik Shin Tae-yong sudah kelihatan. Timnas Indonesia U-19 baru kebobolan akhir pertandingan," kata Imran Nahumarury.
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin

TRIBUNNEWS.COM - Hasil kerja manajer sekaligus pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong, dinilai sudah mulai terlihat.
Hal itu diungkap Imran Nahumarury, mantan pemain timnas Indonesia yang kini bekerja sebagai asisten pelatih PSIS Semarang.
Penilaian Imran Nahumarury kali ini didasari oleh penampilan Timnas Indonesia U-19 saat kalah telak 0-3 dari Bulgaria pada laga uji coba, Sabtu (5/9/2020).
Tiga gol kemenangan Bulgara diciptakan oleh Martin Petkov (78', 84') dan Stanislav Shopov (83').
Baca: Timnas Indonesia U-19 Dipermalukan Bulgaria 3-0
Meski kalah, Imran Nahumarury memuji penampilan Timnas Indonesia U-19 dan kinerja Shin Tae-yong.
Sebab, Timnas Indonesia U-19 berhasil menahan Bulgaria yang secara kualitas lebih unggul sampai fase akhir pertandingan.
"Dari analisis saya, hasil latihan fisik Shin Tae-yong sudah kelihatan. Timnas Indonesia U-19 baru kebobolan akhir pertandingan. Itu karena konsentrasi mereka sudah menurun," kata Imran saat kepada Kompas.com, Minggu (6/9/2020).
"Kita harus maklum dengan kekalahan kemarin. Lawan yang dihadapi juga tidak mudah. Kualitas mereka (Bulgaria) di atas kita dari aspek fisik atau teknik," ujar Imran.
"Apalagi pemain kita baru sampai tiga hari di Kroasia dan sudah langsung bertanding. Shin Tae-yong pasti juga tidak melihat hasil laga. Namun, dia akan melihat bagaimana fisik pemain," tutur Imran.
Lebih lanjut, Imran meminta publik Indonesia terus mendukung kinerja Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia U-19.
Baca: Gol Pertama Bulgaria Redupkan Fokus Pemain Timnas U-19 Indonesia
Imran menilai apa yang dilakukan Shin Tae-yong dengan memperbaiki fisik pemain timnas sudah benar karena itu merupakan masalah utama yang harus diperbaiki.
"Saya ingat timnas Korea Selatan dulu. Mereka bermain melawan tim Eropa dan kalah telak. Mereka tidak masalah karena tujuan utamanya bukan hasil. Sama seperti kita sekarang, ini bagian dari proses," tutur Imran.
"Setiap pelatih pasti selalu membenahi masalah fisik pada awal masal kerjanya. Itu yang dilakukan Shin Tae-yong sekarang karena dia tahu fisik pemain Indonesia bermasalah," ucap Imran.
"Shin Tae-yong mendapat kontrak empat tahun dengan opsi perpanjangan. Semua ada prosesnya. Prestasi itu tidak hanya dilihat dari trofi. Mencetak timnas yang tangguh itu juga prestasi," ucap Imran.
Baca: Takluk dari Bulgaria, Legenda Timnas Indonesia Kritik Strategi Shin Tae-yong