Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Mochamad Iriawan: Indonesia Memiliki Kans Besar Untuk Tampil Dominan di Piala Dunia U-20 2021

Mochamad Iriawan sebut pengerjaan renovasi dan pembangunan lapangan latihan untuk Piala Dunia U-20 2021 masih berjalan sesuai dengan alur

Mochamad Iriawan: Indonesia Memiliki Kans Besar Untuk Tampil Dominan di Piala Dunia U-20 2021
Tribunnews/Herudin
Mochamad Iriawan 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan sebut pengerjaan renovasi dan pembangunan lapangan latihan untuk Piala Dunia U-20 2021 masih berjalan sesuai dengan alur yang direncanakan.

Dalam sambutannya, Iriawan mengaku senang lantaran Indonesia mampu menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

"Tentunya ini rasa syukur kita rasa bangga kita bahwa Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunai U-20 2021, sekarang masih on the track. Kenapa bangga? Karena baru sekarang jadi tuan rumah event besar setelah 90 tahun berdiri," ujarnya, Jumat (6/11/2020).

Skuad timnas U-19 Indonesia saat menjalani Pemusatan Latihan (TC) di Kota Split, Kroasia.
Skuad timnas U-19 Indonesia saat menjalani Pemusatan Latihan (TC) di Kota Split, Kroasia. (Media PSSI)

Lanjut Iriawan, optimistis bahwa pembangunan maupun renovasi venue rampung sesuai waktu yang ditetapkan.

"Saya yakin selesai tepat waktu renovasi infrakstrukturnya," tegasnya.

Tak hanya itu, Iriawan juga menilai bahwa Indonesia memiliki kans besar untuk tampil dominan dan lebih berprestasi saat tampil di rumah sendiri.

"Negara yang menjadi tuan rumah Piala Dunia, prestasi timnasnya langsung meningkat. bisa dilihat Jepang dan Korea Selatan. Mudah-mudahan sepak bola Indonesia bisa maju dari sebelumnya," paparnya.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali menegaskan bahwa percepatan sarana dan prasarana venue Piala Dunia U-20 2021 menjadi salah satu yang diutamakan oleh Pemerintah.

"Ini adalah satu kegiatan yang dilakukjan pemerintah dalam rangka mempercepat sarana dan prasaarana, saya kira ini bukan kemesraan tapi kesebatinan antara PUPR dan Kemenpora. Ini bagian kecil dari yang diberikan tugas kepada kami. Kita ada tugas yang lebih besar lagi karena kemenpora, beliau menyampaikan mereview total," tandasnya.

Ikuti kami di
Editor: Toni Bramantoro
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas