Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Superskor
LIVE ●

Kram Kaki Bagi Pesepakbola Harus Ditangani Seperti Ini

Kram pada kaki kerap terjadi dan dialami seseorang ketika berada dalam keadaan tertentu sehingga membuat tidak nyaman.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Toni Bramantoro
zoom-in Kram Kaki Bagi Pesepakbola Harus Ditangani Seperti Ini
tribunnewsBogor.com
Masseur tim Persikabo 1973, Indar Istiqnan 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWS.COM, CITEUREP - Kram pada kaki kerap terjadi dan dialami seseorang ketika berada dalam keadaan tertentu sehingga membuat tidak nyaman.

Namun tahu kah Anda apa sebenarnya penyebab terjadinya kram pada kaki khususnya bagi pemain sepak bola?

Masseur tim Persikabo 1973, Indar Istiqnan. Pria yang lahir di Jepara 8 Oktober 1994 itu mengatakan bahwa terjadinya kram pada bagian kaki pesepak bola disebabkan oleh beberapa faktor.

"Faktor utamanya yakni kurangnya pemanasan sebelum memulai latihan dan juga kram kaki bisa disebabkan oleh kelelahan," jelasnya, Selasa (1/12/2020).

Untuk itu, Indar menganjurkan bahwa seorang pesepak bola wajib melakukan pemanasan serta didukung dengan peralatan yang tepat.

"Untuk menghindari terjadinya kram bagi pemain sepak bola adalah melakukan pemanasan yang baik, cukupi kandungan mineral bagi tubuh, gunakan sepatu yang nyaman, dan latihan yang rutin (mempersiapkan otot)," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Terkait penanganan, Indar menegaskan bahwa seseorang yang mengalami kram kaki harus melemaskan otot dan menghentikan aktifitas.

"Hentikan aktifitas dan lemaskan otot serta seseorang harus melakukan peregangan ringan," tegasnya.

Penanganan cedera otot paha

Selain kram kaki, pemain sepak bola juga kerap menderita otot bagian paha tertarik.

Pria yang juga merupakan anggota TNI (Yonif 315 Garuda) tersebut menjelaskan bahwa apabila pemain sepak bola mengalami otot paha tertarik maka tidak dianjurkan untuk langsung dilakukan massage (pijat).

Lebih lanjut, pria yang tercatat sebagai Mahasiswa Universitas Negeri Semarang jurusan Keolahragaan tahun 2012 itu menegaskan bahwa perlu perawatan khusus apabila pemain mengalami otot bagian paha tertarik.

"Ketika pemain cedera pada bagian otot paha, orang awam pasti anggapannya langsung di pijat atau di massage, dan itu padahal tindakan yang salah. Justru hal tersebut bisa mengakibatkan cedera semakin parah. Kita harus menununggu masa akut kurang lebih 5-6 hari terlebih dahulu," jelasnya.

Indar menegaskan bahwa hal yang tidak boleh dilakukan ketika baru saja menderita otot paha tertarik yakni pijat dan beberapa hal lainnya.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Persib
26
19
4
3
45
14
31
61
2
Borneo FC
26
18
3
5
51
26
25
57
3
Persija Jakarta
26
16
4
6
47
25
22
52
4
Malut United
26
13
7
6
52
33
19
46
5
Bhayangkara FC
26
13
5
8
35
29
6
44
Berita Populer
Atas