Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●

Dari Wasit Hingga Panitia Final Sepakbola Tarkam di Serang Banten Diperiksa Kepolisian

turnamen sepak bola antarkampung di Lapangan Glora Graha Cibogo dipadati ribuan orang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Dari Wasit Hingga Panitia Final Sepakbola Tarkam di Serang Banten Diperiksa Kepolisian
KOMPAS.com
Kerumunan penonton sepak bola antarkampung di Walantaka, Kota Serang. 

TRIBUNNEWS.COM - Kerumunan orang terlihat memadati sebuah turnamen sepak bola antarkampung di Lapangan Glora Graha Cibogo, Keluruhan Nyapah, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten.

Pertandingan Kerbau Cup Ciboga yang digelar pada Rabu (2/12/2010) adalah final antara Jaga Ripus dan Jarang Ireng.

Namun, sebagian besar penonton tidak menerapkan protokol kesehatan seperti pemakaian masker dan menjaga jarak.

Baca juga: Larang Main Sepak Bola Tarkam, Manajemen Persib Bandung Pilih Izinkan Fun Football

Selain itu tidak terlihat Satuan Gugus Tugas COVID-19 Kota Serang ataupun pihak kepolisian yang berupaya membubarkan pertandingan tersebut.

Pelanggaran protokol kesehatan ini pun berujung pada pemeriksaan sejumlah pihak oleh Kepolisan Kota Serang.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Serang Kota, AKP Indra Feradinata, mengatakan pemeriksaan dilakukan sejak Kamis (3/12/2020).

Adapun 12 orang yang dimintai keterangan mulai dari wasit, panita penyelenggara, Camat Walantaka Karsono, dan Lurah Nyapah Oewien Kurniawan.

Baca juga: Asisten Pelatih Perserang Main Tarkam Saat Kompetisi Terhenti

Rekomendasi Untuk Anda

"Termasuk panitia bolanya (turnamen), wasit, dan Satgas COVID-19," kata Indra dilansir BolaSport dari Kompas, Sabtu (5/12/2020).

Lebih lanjut, pihaknya saat ini masih mendalami kasus tersebut guna mencari siapa yang bertanggung jawab mengenai terjadinya kerumunan masyarakat.

"Ini masih dikerjakan, masih diproses. Nanti akan disampaikan lagi," ujar Indra.

Baca Juga: Stadion Manahan Solo Simpan Memori Kelam dan Manis untuk Bintang Bhayangkara FC

Kapolres Serang Kota, AKBP Yunus Hadith Pranoto, sebelumnya memastikan bahwa proses penegakan hukum akan tetap berlanjut.

Setelah dilakukan pemeriksaan, nantinya akan diketahui siapa yang bertanggung jawab mengenai terjadinya kerumunan massa di turnamen tersebut.

Yunus menambahkan tersangka yang ditetapkan polisi terancam Pasal 14 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.

"Pasalnya terkait Undang-Undang Wabah Penyakit, karantina kesehatan," kata Yunus.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Arsenal
38
26
7
5
71
27
44
85
2
Man. City
38
23
9
6
77
35
42
78
3
Manchester United
38
20
11
7
69
50
19
71
4
Aston Villa
38
19
8
11
56
49
7
65
5
Liverpool
38
17
9
12
63
53
10
60
Berita Populer
Atas