Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Liga 2

Reksa Maulana Cerita Tentang Masa Kecilnya Jalani Ramadhan

Pemain tengah Dewa United, Reksa Maulana mengaku sangat rindu masa kecilnya yang penuh keceriaan bersama teman-temannya.

Reksa Maulana Cerita Tentang Masa Kecilnya Jalani Ramadhan
Dok: Dewa United
Gelandang Dewa United, Reksa Maulana saat menjalani latihan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemain tengah Dewa United, Reksa Maulana mengaku sangat rindu masa kecilnya yang penuh keceriaan bersama teman-temannya.

Lebih khusus saat di bulan Ramadhan atau puasa seperti ini. Menjelang sahur dirinya bersama teman-temannya selalu membangunkan warga sekitar untuk sahur.

“Kalau bulan puasa kaya gini yang saya kangenin waktu kecil itu bisa bangun sahur orang-orang bareng teman-teman. Itu waktu saya SD lah, itu juga saya mulai puasa,” cerita Reksa kepada Tribunnews, Sabtu (1/5/2021).

Tak hanya itu keseruan sewaktu kecil seperti main petasan dan perang sarung juga dikatakannya tak pernah terlupakan.

Menurutnya, permainan-permainan sewaktu kecil itu membuat dirinya kini mempunyai fisik yang prima sebagai pesepakbola.

“Terus kalau sudah subuh kita jalan-jalan, main petasan. Kalau tarawih juga habis tarawih perang sarung. Itu asyiknya dulu. Tapi kan kalau sekarang petasan sudah tidak boleh,” kata Reksa.

“Ya dari kecil saya memang suka main lari-larian kaya main petasan, perang sarung, mungkin itu kebawa ke fisik saya yang sekarang ini. Kalau anak-anak sekarang kan jarang ya main sama-sama gitu, mereka lebih ke main HP. Beda lah budayanya waktu saya kecil,” jelasnya.

Lebih lanjut, memasuki SMP Reksa mulai fokus bermain sepakbola yang saat itu ia menimba ilmu Villa 2000.

Dari situ Reksa mulai belajar menjalani ibadah puasa tapi tetap beraktivitas menjalani latihan sepakbola.

Kebiasaan sejak kecil itu terbawa hingga kini dirinya menjadi pesepakbola profesional. Ia tetap menjalani ibadah puasa meskipun harus latihan bersama klub.

“Waktu SMP saya sudah main bola tuh di Villa 2000, itu sudah mulai puasa full sambil latihan. Jadi memang benar-benar sudah terlatih dari kecil sih, kalau puasa jangan sampai bolong walaupun latihan,” pungkasnya.

Ikuti kami di
Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas