Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Liga Italia

Cerita Indah Berujung Perih, Kejutan Lille & Inter Milan Berpisah dengan Juru Taktik Hebatnya

Cerita indah yang diukir Lille dan Inter Milan dalam mengarungi liga domestiknya masing-masing ternyata harus berujung dengan rasa perih.

Cerita Indah Berujung Perih, Kejutan Lille & Inter Milan Berpisah dengan Juru Taktik Hebatnya
twitter.com/CopaAmerica
Kejutan dunia sepak bola 

TRIBUNNEWS.COM - Cerita indah yang diukir Lille dan Inter Milan dalam mengarungi liga domestiknya masing-masing pada musim ini ternyata harus berujung dengan rasa perih.

Hal itu disebabkan baik Lille dan Inter Milan harus berpisah dengan pelatih andalannya masing-masing pada akhir musim ini.

Perpisahan kedua klub beda negara dengan pelatihnya masing-masing tentu menimbulkan kejutan di telinga pecinta sepak bola dunia.

Hal ini mengingat jasa pelatih kedua tim yang sama-sama mampu mewujudkan penantian klub meraih gelar liga domestik pada musim ini.

Baca juga: Kylian Mbappe 100 Persen Tetap di PSG, Kata Nasser Al-Khelaifi

Baca juga: Fakta Kematian DJ Sahabat Neymar, Jatuh dari Lantai 5 Hotel karena Takut Ketahuan Selingkuh

Baca juga: Pernyataan Neymar Jadi Peluang Manchester United Pulangkan Cristiano Ronaldo

Sebagaimana misal Cristophe Galtier yang secara brilian mampu membawa Lille menghentikan dominasi PSG di kancah Liga Perancis.

Galtier membuat Lille membuat kejutan besar dengan menjadi yang terbaik dalam gelaran Liga Perancis musim ini.

Pelatih berusia 54 tahun itu mencapai prestasi tersebut pada musim penuh keempatnya bersama Lille.

Hanya saja setelah mengantarkan Lille menjadi juara Liga Perancis, keputusan mengejutkan diambil Galtier yang mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pelatih.

Galtier secara terbuka menyampaikan keputusannya untuk mundur dari sebagai pelatih Lille, tepat beberapa hari setelah meraih gelar juara Liga Perancis.

"Saya mempunyai perasaan mendalam bahwa waktu saya disini sudah berada di penghujung," akui Galtier dilansir L`Equipe.

Halaman
123
Penulis: Dwi Setiawan
Editor: Drajat Sugiri
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas