Presiden klub Persiba Balikpapan Tidak Setuju Format Kompetisi Liga 2, Begini Katanya
Gede Widiade mengutarakan sikap tidak setujunya dengan format kompetisi Liga 2 yang sebelumnya dipaparkan oleh PT LIB
Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Presiden klub Persiba Balikpapan, Gede Widiade mengutarakan sikap tidak setujunya dengan format kompetisi Liga 2 yang sebelumnya dipaparkan oleh PT LIB.
Dalam surat yang beredar, Persiba menyatakan menolak konsep kompetisi dengan sistem bubble yang terbagi dalam 4 grup dengan konsekuensi 8 tim akan terdegradasi dalam waktu singkat.
Menurutnya itu tidak sepadan dengan masa persiapan tim dan pendanaan yang dikeluarkan klub untuk berkompetisi di liga 2.
Kemudian Persiba mengajukan kompetisi Liga 2 dengan sistem kompetisi penuh, dengan mempertimbangkan sistem fair play. Jika memungkinkan maka kompetisi bisa digelar dalam dua grup.
Mendengar permintaan tersebut, Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita mengatakan bahwa pihaknya menerima masukan itu dan bakal dikaji kembali.
“Ya masukannya (Persiba) kami terima dan kami akan cari solusi terbaik karena kondisi sekarang masih pandemi,” kata Hadian Lukita saat dihubungi wartawan, Senin (7/6/2021).
Sementara itu, Gede Widiade dalam surat pernyataan sikapnya juga menjelaskan bahwa di masa pandemi ini semua klub pada semua tingkatan mengalami krisis finansial.
Jadi menurutnya sungguh tidak seimbang bila liga1 dengan sistem kompetisi penuh sementara liga 2 memakai sistem bubble.
Seperti diketahui, format kompetisi baik Liga 1 maupun Liga 2 memang belum diputuskan.
PT LIB sebelumnya hanya menjabarkan sistem seperti apa yang bakal digulirkan pada dua Liga tersebut.
Hadian Lukita mengatakan pihaknya akan kembali mengadakan pertemuan dengan PSSI guna membahas masukan-masukan dari klub Liga 1 dan Liga 2 sebelum akhirnya memutuskan format seperti apa yang tepat.
Pertemuan secara langsung itu akan diadakan dalam pekan ini.
“Kami sekarang mau rapat dulu dengan PSSI, dalam pekan ini. Tinggal nunggu dari PSSI. Kami akan bahas masukan-masukan (dari klub),” kata Hadian.
“Kemarin waktu rapat virtual saya beri kesempatan kepada klub-klub untuk beri masukan sampai hari Kamis ini. Masukan-masukan itu tentu akan kami rapatkan untuk mencari solusi terbaik untuk semua pihak,” pungkasnya.