Superskor

Euro 2020

Gareth Southgate Bawa Inggris ke Final Euro 2021, Antara Tragedi 1996 hingga Sam Allardyce

Gareth Southgate, menajwab tantangan dan kutukan bersama Timnas Inggris, dari Sam Allardyce hingga Euro 1996

Penulis: Gigih
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Gareth Southgate Bawa Inggris ke Final Euro 2021, Antara Tragedi 1996 hingga Sam Allardyce
Frank Augstein / POOL / AFP
Pelatih Inggris Gareth Southgate merayakan setelah memenangkan pertandingan sepak bola semifinal UEFA EURO 2020 antara Inggris dan Denmark di Stadion Wembley di London pada 7 Juli 2021. 

TRIBUNNEWS.COM - 26 Juni 1996, menghadapi Jerman di Semifinal Euro 1996, Gareth Southgate, dalam situasi harus mencetak gol di babak adu tos-tosan.

Namun, apa lacur, sepakannya melambung jauh dari gawang, penantian 30 tahun Inggris untuk mengangkat gelar juara hilang sudah.

25 tahun kemudian, Gareth Southgate menebus dosa tersebut, Inggris dibawanya melaju melewati Jerman di Euro 2021.

Southgate, memang dekat dengan dosa yang terjadi di Inggris, namun, sosoknya selalu bisa lepas dari tekanan, termasuk dari Sam Allardyce yang mestinya melatih Inggris pada 2016.

Pemain depan Inggris Harry Kane (kiri) berbicara dengan pelatih Inggris Gareth Southgate selama pertandingan sepak bola perempat final UEFA EURO 2020 antara Ukraina dan Inggris di Stadion Olimpiade di Roma pada 3 Juli 2021.
Pemain depan Inggris Harry Kane (kiri) berbicara dengan pelatih Inggris Gareth Southgate selama pertandingan sepak bola perempat final UEFA EURO 2020 antara Ukraina dan Inggris di Stadion Olimpiade di Roma pada 3 Juli 2021. (ALBERTO LINGRIA / POOL / AFP)

Baca juga: Bukayo Saka, Antarkan Inggris ke Final Euro 2021, Andalan Southgate, Geser Sancho & Foden

Gareth Southgate, memulai karirnya dengan tidak mudah, ia memiliki kelainan tulang bernama Osgood Schlatter's disease, artinya, tulang lututnya rapuh karena jarak antar tulang di atas lutut sangat pendek.

Besar di Crawley, Sussex, Southgate jauh lebih berbakat di bidang basket dan rugby, namun sepak bola menjadi pilihannya, klub favoritnya ? Manchester United.

Kegagalannya dalam mengeksekusi penalti pada 1996 tidak menjadikannya musuh utama di Inggris, seperti David Beckham ketika mendapat Kartu merah pada Piala Dunia 1998 atau ketika Ronaldo membuat Rooney mendapat kartu merah di Piala Dunia 2006.

Alasannya? kecerdasan Southgate, sosoknya adalah salah satu pria terpintar diantara pemain Inggris.

Cara bicaranya yang kalem namun tegas,membuatnya disukai publik, kegagalannya mengeksekusi penalti tidak membuat supporter Inggris melupakan jasanya.

Inilah keunggulah Southgate, ia bisa melepaskan semua tekanan yang ada padanya, dengan caranya yang santun namun tegas khas pria Inggris.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Manchester City
22
18
2
2
54
13
41
56
2
Liverpool
21
13
6
2
55
18
37
45
3
Chelsea
23
12
8
3
46
18
28
44
4
West Ham
22
11
4
7
41
30
11
37
5
Tottenham
19
11
3
5
26
22
4
36
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas