Bjorn Kuipers, Wasit di Final Euro 2021, Musuh Italia dan Inggris yang Idolakan Barcelona
Bjorn Kuipers, Pengadil laga Italia vs Inggris di Final Euro 2021, jutawan Belanda yang jadi antagonis bagi kedua negara
Penulis: Gigih
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
TRIBUNNEWS.COM - Laga panas Italia vs Inggris di Final Euro 2021, bukan hanya pemain yang akan menyita perhatian.
Memimpin pertandingan dua Negara yang akan memberikan segalanya untuk menjadi juara, diperlukan pengadil tegas, netral dan juga gahar di lapangan.
Dan tidak salah, UEFA menunjuk nama Bjorn Kuipers, sebagai pengadil di laga final.
Namun, nama Bjorn Kuipers bukanlah sosok netral bagi Italia dan Inggris, sebaliknya, wasit asal Belanda ini adalah antagonis bagi kedua Negara.
Baca juga: Dua Wajah Italia Adalah Masalah Sulit Bagi Gareth Southgate di Final Euro 2021
Baca juga: Prediksi Final Euro 2021: Inggris Wajib Waspada, Roberto Mancini Pastikan Italia Tampil Menekan
Bjorn Kuipers, adalah wasit UEFA Elite dari Belanda, ia mendapatkan gelar ini sejak 2009.
Ia juga berpangalaman memimpin laga penting seperti Final Liga Eropa 2013 dan 2018, dan Final Liga Champions 2014.
Namun, seperti wasit lainnya, Bjorn Kuipers punya pekerjaan lain.
Jika anda ke Belanda, dan melihat waralaba supermarket bernama "Jumbo" itu adalah milk Kuipers, waralaba ini tersebar di Belanda dan Belgia.
Maka tidak heran, jika Kuipers adalah wasit terkaya di Dunia dengan pendapatan 11,5 Juta Poundsterling per tahun.
Bisnis Waralaba ini bahkan menjadi salah satu waralaba terbaik di Eropa pada 2016, tidak heran lulusan administrasi bisnis di Radboud University Nijmegen, menjadi wasit terkaya di Dunia.
Menjadi pengadil adalah kebanggan bagi Kuipers, karena sayang ayah, Andires van Leeuwen, adalah pengadil papan atas UEFA, dan memimpin Final UEFA Cup 1963 antara Spurs menghadapi Ateltico Madrid.
Kuipers juga tidak lepas dari kontroversi, pria berusia 48 tahun ini gemar mengumpat di lapangan.
Ketika Manchester City menyingkirkan PSG di Semifinal Liga Champions musim lalu, Kuipers adalah pengadil di leg pertama yang digelar di Etihad Stadium.
Marco Veratti, Leandro Paredes hingga Ander Herrera mendapatkan umpatan menjurus kata-kata kotor dari sang pengadil.