Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Olimpiade 2021

Dua Peran Dani Alves di Olimpiade 2020, Sebagai Atlet yang Bertanding dan Penyemangat Atlet Brasil

Pesepak bola senior asal Brasil, Dani Alves memberikan inspirasi bagi atlet Brasil lainnya yang sedang berjuang di ajang olimpiade.

Dua Peran Dani Alves di Olimpiade 2020, Sebagai Atlet yang Bertanding dan Penyemangat Atlet Brasil
gettyeimages.ie
Dani Alves 

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO- Pesepak bola senior asal Brasil, Dani Alves memiliki dua peran di olimpiade Tokyo 2020 ini. Dia menjadi atlet yang bersaing dan juga jadi pemberi motivasi bagi atlet Brasil lainnya.

Alves memberikan inspirasi bagi atlet Brasil lainnya yang sedang berjuang di ajang olimpiade.

Penampilan Alves di lapangan dan kehadirannya di luar memberikan Brasil kekuatan dan motivasi ekstra di Olimpiade Tokyo 2020.

Mencintai pengalaman Olimpiade pertamanya, Alves direkrut ke tim Brasil U-23 untuk membantu mempertahankan gelar yang dimenangkan oleh Neymar dan Seleção empat tahun lalu.

Dia tampil luar biasa di lapangan, menjadi kapten tim pada usia 38 tahun. Melalui media sosial, dia juga menjadi sumber inspirasi.

Hari ini dia menggunakan nama besarnya untuk meminta lebih banyak dukungan bagi atlet Brasil juga.

Alves telah menjadi sensasional sejak dia mengetahui dia datang ke Olimpiade, menjadi viral karena kejenakaan dalam penerbangannya bahkan sebelum tim mendarat di Tokyo, dan menjadi sumber senyum dan tawa serta kata-kata penyemangat bagi rekan satu timnya yang lebih muda. Dia bisa menyatukan pasukan Brasil untuk mencapai tujuan bersama mereka.

Pada usia 38 dia membuktikan bahwa dia masih memiliki banyak hal untuk ditawarkan di lapangan. Dia juga menjadi kapten tim untuk kemenangan 4-2 di pertandingan pembukaan atas rival sengit Jerman.

Kemudian membantu mengunci pertandingan kedua mereka setelah mereka bermain dengan sepuluh orang melawan Côte d'Ivoire setelah Douglas Luiz diusir keluar lapangan.

Alves menata kembali lini belakang dan memimpin dengan memberi contoh dengan 85 sentuhan dan akurasi operan 88% selama pertandingan, kemudian ketika kedua tim menyamakan kedudukan lagi setelah Eboue Kouassi dari Pantai Gading diganjar kartu merah, maju ke depan membuktikan dia menjadi pemain yang bisa memberikan ancaman nyata.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Barir
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas