Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Liga Italia

Mourinho, Allegri & Sarri bak Pemeran Utama dalam Film The Magnificent Seven

Kiprah tujuh pelatih Serie A Liga Italia musim ini seperti dalam film The Magnificent Seven, Fabio Capello: Ini adalah kejuaraan para pelatih!

Mourinho, Allegri & Sarri bak Pemeran Utama dalam Film The Magnificent Seven
ANDREAS SOLARO/AFP
Paul Pogba dan Massimiliano Allegri bergembira dengan trofi Coppa Italia pertama mereka, Rabu (20/5/2015). 

TRIBUNNEWS.COM - Serie A Liga Italia menawarkan paket menarik pada musim ini. Adalah sejumlah pelatih top papan atas dunia yang menjadi allenatore untuk klub Napoli, Juventus, Roma, Inter Milan, hingga Lazio.

Mereka yang akan berada di sisi lapangan mengawal anak asuhnya berlaga adalah, Jose Mourinho (Roma), Massimilliano Allegri (Juventus), Maurizio Sarri (Lazio), Simone Inzaghi (Inter Milan), Gian Pierro Gasperini (Atalanta), Luciano Spalletti (Napoli) dan Stefano Pioli (AC Milan).

Mantan pelatih AC Milan dan timnas Inggris, Fabio Capello bahkan menyebutkan, "Ini adalah kejuaraan para pelatih!" kepada Gazzetta dello Sport.

Mereka juga seperti digambarkan seperti film Amerika Barat pada tahun 1960-an The Magnificent Seven, di mana Mourinho, Sarri, dan Allegri menjadi pemeran utama dalam film tersebut.

Baca juga: Kabar AC Milan, Alessandro Florenzi Jalani Tes Medis, Bisa Main Lawan Sampdoria, Vlasic Tersedia

Untuk diketahui, Film tersebut menggambarkan bagaimana sekelompok penembak yang terdiri dari tujuh orang disewa untuk melindungi sebuah desa kecil di Meksiko dari sekelompok perampok.

Dan kini, bagaimana The Magnificent Seven ala Italia di atas akan memberikan pertunjukan untuk dunia melalui skuat yang mereka miliki.

Jose Mourinho

Kehadiran Jose Mourinho untuk tim Ibukota bak seorang rockstar yang datang ke Roma.

Dia punya sejarah bersama Inter Milan pada 2010 dengan menghantarkan tim berjuluk Nerazzurri itu meraih treble winner.

Seiring berjalannya waktu, poplaritas The Special Onel kian meredup, terbukti saat menjadi arsitek tim London Utara Tottenham yang gagal mempersembahkan satu pun gelar.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Nursina Rasyidin
Editor: Gigih
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas