Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Liga 3

Gary Setiawan: Tak Banyak Pelatih Muda Yang Mengambil Lisensi Pelatih Kiper

Gary Setiawan, putra dari pelatih Persela Lamongan, Iwan Setiawan memilih meneruskan karier sebagai pelatih kiper.

Gary Setiawan: Tak Banyak Pelatih Muda Yang Mengambil Lisensi Pelatih Kiper
wartakota
Gary Setiawan, putra dari Iwan Setiawan pelatih Persela Lamongan 

Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM, Rafsanzani Simanjorang

TRIBUNNEWS.COM, LAMONGAN - Gary Setiawan, pernah membela klub seperti Persih Tembilahan tahun 2010 lalu di Divisi Utama, kemudian pernah pula membela Deltras Sidoardjo era 2011 lalu, bahkan pernah juga membela Borneo FC.

Putra dari pelatih Persela Lamongan, Iwan Setiawan memilih meneruskan karier sebagai pelatih kiper.

Langkah ini dia ambil setelah kariernya sebagai kiper kurang mujur.

Tak bersinar jadi penjaga gawang, pria yang akan berusia 31 tahun di bulan November ini pun memutuskan untuk mengambil lisensi kepelatihan khusus untuk kiper.

"Alhamdulillah saya sudah punya lisensi D Nasional, lisensi C AFC dan sudah di level satu khusus untuk pelatih kiper," ungkapnya.

Di level one (satu), Gary pun menselaraskan diri dengan pelatih-pelatih kiper senior di Indonesia.

Ia mengaku tak banyak pelatih muda yang mengambil lisensi pelatih kiper.

"Harapan saya semoga makin banyak pelatih-pelatih muda. Saat ini kebanyakan pelatih kiper senior di level satu," tambah anak kedua dari lima bersaudara ini.

Saat ini, Gary bekerja sebagai pelatih kiper Persikota Tangerang, tim yang bermain di Liga 3 Indonesia.

Targetnya adalah mempersiapkan kiper yang nantinya bisa membantu tim promosi ke Liga 2 Indonesia. Tercatat, ada tiga kiper yang saat ini ia poles.

Sementara itu, memiliki ayah yang bekerja di Liga 1 Indonesia sebagai pelatih kepala di Persela Lamongan, Gary berharap kelak bisa berduet dengan sang ayah.

"Insya Allah, kalau ada rejeki kenapa tidak. Mudah-mudahan ada rejekinya ke situ," tutupnya.

Editor: Toni Bramantoro
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas