Mason Mount - Transformasi Chelsea, Penerus Lampard hingga Hazard, Kapten Masa Depan The Blues
Pendapat terkait Mason Mount, calon kapten masa depan Chelsea, penerus Frank Lampard, John Terry, hingga Hazard yang mendapat dukungan dari fans.
Penulis: Muhammad Nursina Rasyidin
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin

Menurut Stoke, Mount memiliki aura seperti legenda Chelsea di atas, suatu hari namanya akan disebut-sebut oleh penggemar sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Chelsea.
Baca juga: Chelsea vs Zenit: Juara Bertahan The Blues Kini Punya Modal yang Sempurna, Makin Kuat di Segala Lini

Sedangkan bagi Jai Mcintosh, Mason Mount adalah transformasi Chelsea selama tiga tahun terakhir.
"Dia adalah pemain yang paling fit dan salah satu pemain yang paling konsisten. Dia melakukan banyak hal untuk membuat dirinya disayangi oleh para pendukung setia Stamford Bridge," kata Jai.
Berbeda dengan Jai dan Stoke, Anita Abayomi menyebutkan Chelsea adalah pemimpin masa depan Chelsea.
Dia ditakdirkan untuk menjadi kapten masa depan klub masa kecilnya sejak bergabung dengan akademi Chelsea pada tahun 2015.
Respon yang disampaikan oleh kolumnis Football London adalah reaksi ketika melihat spanduk berukuran sekitar 10x5 meter terbentang di Stamford Bridge saat Chelsea menjamu Aston Villa.
Dalam spanduk besar itu terpampang foto Mason Mount dengan tulisan, "Mason Mount: The Boy Who Had a Dream".
Apa yang dilakukan fans Chelsea adalah wujud apresiasi untuk Mason Mount.
Tim fans Chelsea dari CareFreeChelsea menyebutkan, spanduk itu adalah hasil dari pandangan dan reaksi mereka terhadap Mason Mount, dan mereka menyebutkan itu adalah hal yang pantas untuk disejajarkan dengan Frank Lampard, John Terry, Didier Drogba, dan Eden Hazard.
Jai Mcintosh melanjutkan pandangannya, spanduk itu dianggap sangat menyentuh, mengejutkan banyak orang karena tidak semua pihak bisa menerima ungkapan tersebut.
"Mason Mount tampaknya ditakdirkan untuk memiliki sebagian kecil dari penggemar Chelsea yang tidak mendukungnya," kata Jai.
Mason Mount bergabung di akademi Chelsea sejak usia delapan tahun, dia melakukan banyak hal untuk bisa menembus skuat utama The Blues.
"Tidak ada yang salah dengan spanduk itu, mereka yang keberatan mungkin tidak mengerti dengan apa yang telah diperjuangkan Mount," jelasnya.
Namun, soal spanduk tersebut juga mengalami banyak perdebatan karena beberapa pemain The Blues lainnya juga layak mendapatkan apresiasi seperti itu, seperti Reece James dan N Golo Kante.
Berita terkait Liga Inggris
(Tribunnews.com/Sina)